Wisatawan Ikut Flashmob Gugur Gunung Tandang Gawe

user
Tomi Sujatmiko 21 September 2022, 14:46 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN -Wisatawan yang berkunjung ke kawasan Kaliurang mengikuti flashmob Gugur gunung tandang gawe, Covid-e meh rampung, yuk makaryo rame-ramemengawali pentas seni dari Grup Langit Sore yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Minggu 18 September 2022 di kawasan Tlogo Putri Kaliurang.

Wisatawan yang datang dari berbagai daerah terlihat bersemangat mengikuti gerakan flashmob yang merupakan ajakan untuk mulai menggeliatkan aktivitaspasca pandemi Covid-19.

Demikian disampaikanKepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, SH usai monitoring acara tersebut yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Eka Priastana Putra, SE, M.Si dan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Wasita, SS, M.AP.

Menurut Ishadi Zayid penyelenggaraan pentas seni dari grup Langit Sore pada Minggu kemarin dimaksudkan untuk memberikan tambahan atraksi bagi wisatawan yang datang ke obyek wisata Kaliurang.

Pada kenyataannya sambutan positif datang dari wisatawan dari berbagai daerah dengan mengikuti flashmob yang mengawali pentas seni tersebut. Kemeriahan tersebut merupakan bukti nyata bahwa sektor pariwisata di Kabupaten Sleman, khususnya di Kabupaten Sleman sudah mulai bergerak dan bangkit kembali.

Selain itu berbagai destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Sleman juga mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan, seperti Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Tebing Breksi (Shiva Plateau), dll, serta semakin ramainya wisatawan pengguna jeep wisata yang ada di lereng Merapi.

Begitu pula banyak desa wisata di Sleman sudah mulai menerima tamu untuk melakukan aktivitas tradisional yang ditawarkan oleh masing-masing desa wisata.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Wasita menambahkan bahwa masyarakat dan pelaku pariwisata di Kabupaten Sleman sudah mulai menangkap peluang pengembangan destinasi wisata budaya dan minat khusus dengan membuka destinasi baru sepertinya Tankaman, Nawang Jagad, Jejak Kolonial, Lorong Oksigen, Hargo Ecopark, Teras Kaliurang, Bukit Klangon, Teras Merapi.

Bahkan wisata religi pun akan terus dikembangkan diberbagai lokasi sepertinya Syeh Jumadil Qubro di Desa Wisata Turgo Purwobinangun Pakem, Makam Kyai Bagus Khasantuka di Sidoagung Godean dan beberapa masjid bersejarah yaitu Masjid Mlangi, Masjid Plosokuning, Masjid Sulthoni Wotgaleh. (*)

Credits

Bagikan