Hendra Dwi Utomo Pimpin PHRI Bantul

user
Ivan Aditya 21 September 2022, 14:47 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Musyawarah Cabang Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul jadi momentum membangun sinergitas antar semua instansi sebagai upaya memperkokoh PHRI Bantul. Ketatnya persaingan jadi tantangan yang mesti dihadapi dengan sebuah beragam inovasi. Termasuk sosialisasi sistem Online Single Submission (OSS).

"Tentu program terdekat diantaranya mengeratkan lagi kerjasama dari BPC PHRI Kabupaten Bantul dengan OPD terkait yang berhubungan dengan BPC BRI Bantul. Seperti halnya seperti tadi yang kita undang adalah Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan," ujar Ketua BPC PHRI terpilih periode 2023-2028, Yohanes Hendra Dwi Utomo usai Muscab PHRI Kabupaten Bantul di Ros In Hotel, Rabu (21/09/2022).

Hendra mengungkapkan, dengan kepengurusan baru tersebut diharapkan PHRI Bantul makin kompak dan menjalin sinergitas dengan semua pihak. "Untuk kegiatan-kegiatan PHRI kedepannya ada beberapa program yang memang kami ingin kembangkan bersama terkait perizinan OSS yang masih ada beberapa dari teman-teman yang masih perlu diedukasi dan kami coba untuk mendampingi mereka," ujarnya.

Hal tersebut sangat dibutuhkan supaya semuanya bisa terkondisikan secara legal dengan baik. "Kebetulan anggota kami masih banyak yang belum paham, Oleh sebab itu kita coba bersinergis dengan pihak DPMPT Kabupaten Bantul," jelasnya.

Selain itu, kami berusaha menggandeng teman-teman usaha jasa pariwisata yang belum menjadi bagian dari BPC PHRI Kabupaten Bantul. Karena menjadi anggota PHRI akan banyak mendapat feedbacknya. "Mulai dari pelatihan profesi dan sertifikat usaha yang ini biasanya digunakan oleh pemerintah-pemerintah jika ada bantuan. Data-data inilah yang digunakan divalidasi oleh pihak pemerintah pusat," ujarnya.

Tantangan saat ini, masih konsen dan berusaha untuk teman-teman anggota PHRI Bantul semuanya memiliki standar higiene sanitasi. "Ini tujuannya adalah jangan sampai dari anggota kami nanti misalkan ada kegiatan terjadi sebuah keracunan dan segala macam di situ menjadi konsep utama saya," ujarnya. (Roy)

Credits

Bagikan