Tanggap Bencana Alam, Sukoharjo Gelar Latihan Gabungan di Waduk Mulur

user
Widyo Suprayogi 21 September 2022, 15:22 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Latihan gabungan digelar sebagai bagian dari tanggap bencana alam. Kegiatan dipimpin Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi di Waduk Mulur Bendosari, Rabu (21/9/2022).

Pelatihan tersebut diikuti ratusan personil dari beberapa instansi terkait dengan sejumlah materi penanggulangan bencana alam.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan, latihan gabungan SAR dan Polres Sukoharjo digelar dengan melibatkan banyak pihak terkait.

Pelatihan digelar jadi satu di Waduk Mulur Bendosari sebagai bagian dari kesiapsiagaan atau tanggap bencana alam.

Latihan juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk mengatasi ataupun memberikan bantuan kepada masyarakat terkait bencana alam.

Hal itu penting mengingat Kabupaten Sukoharjo merupakan daerah rawan bencana alam salah satunya banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo.

“Kita tahu menjelang musim penghujan, banyak tempat-tempat di wilayah Kabupaten Sukoharjo yang berpotensi banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan yang lainnya. Untuk itu pelatihan ini bertujuan untuk melatih kembali kemampuan dalam tanggap bencana,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres meminta anggotanya memahami prosedur penanganan bencana alam dan membantu korban bencana alam. Polres Sukoharjo sendiri dalam latihan tersebut menurunkan banyak personil untuk dilatih.

“Kegiatan kali ini untuk membekali anggota dalam teknik penanggulangan bencana. Mereka harus siap saat diminta membantu saat bencana, minimal paham,” lanjutnya.

Kapolres mengatakan, pelatihan itu diikuti oleh 150 personil gabungan, diantaranya anggota Polres Sukoharjo, Kodim 0726, BPBD, Satpol PP, Damkar, Senkom, mahasiswa UMS dan Univet, serta relawan lainnya.

Banyaknya pihak yang terlibat diharapkan akan mempercepat dalam penanganan bencana alam. Hal ini sekaligus jaminan adanya bantuan bagi masyarakat.

“Pelatihan ini diikuti sekitar 150 personil gabungan, pelatihan tersebut meliputi SAR darat atau pemotongan kayu dan baja serta pemadaman kebakaran dan SAR air berupa materi Cara membalik perahu, cara mendayung perahu dan cara menolong korban tenggelam, serta pengenalan terhadap jenis dan cara penanggulangan bencana,” lanjutnya.

Kapolres berharap dengan pelatihan ini para personil memiliki kemampuan SAR yang baik dan dapat membantu masyarakat mengurangi fatalitas, mengurangi jumlah korban, baik jiwa maupun harta benda.

Para personil yang telah dilatih nanti akan disebar diseluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo membantu masyarakat dalam penanganan bencana alam.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi, menambahkan bahwa pihaknya menerjunkan dua regu anggotanya untuk mengikuti pelatihan SAR yang digelar Polres Sukoharjo.

“Harapannya dengan pelatihan gabungan ini kita bisa tanggap bencana. Sehingga nanti jika terjadi bencana yang tidak tau kapan, personel sudah tau akan bagaimana dan akan berbuat apa,” ujarnya.

Kodim 0726 Sukoharjo dalam penanggulangan bencana alam siap sepenuhnya membantu masyarakat. Penanganan dilakukan dengan melibatkan personil sampai tingkat Koramil.

"Apabila terjadi bencana alam maka personil ditingkat Koramil akan selalu siap membantu masyarakat," lanjutnya.

Kesiapan dilakukan Kodim 0726 Sukoharjo baik personil maupun kelengkapan peralatan yang dibutuhkan. Termasuk juga koordinasi dengan lintas instansi.

"Wilayah rawan bencana sudah dipetakan sampai ditingkat Koramil. Nantinya personil dilapangkan akan memantau dan mengantisipasi," lanjutnya. (Mam)

Credits

Bagikan