Dukung Pariwisata Berorientasi CHSE, BOB Bangun Toilet di Desa Wisata Tinalah

user
Agusigit 22 September 2022, 20:42 WIB
untitled

KULONPROGO - Mendukung kegiatan pariwisata di wilayah kawasan otoritatif, Badan Otorita Borobudur (BOB) melaksanakan program gagasan salah satunya fasilitasi pembangunan toilet bersih di destinasi pariwisata.
 
Direktur utama (Dirut) BOB Indah Juanita mengatakan Desa Wisata Tinalah merupakan salah satu desa yang dilewati saat hendak menuju kawasan otoritatif di Purworejo. "Sehingga tidak berlebihan jika kami menyampaikan permisi untuk setiap langkah menuju kawasan kami," katanya di sela serah terima fasilitasi toilet bersih di Kompleks Desa Wisata Tinalah Kalurahan Purwoharjo Kapanewon Samigaluh, Kamis (22/9).
 
Pihaknya berharap pembangunan fisik di zona otorita dapat segera dilakukan. Sehingga dapat memberikan efek baik pada masyarakat sekitar termasuk di Desa Wisata Tinalah. Terutama untuk mendongkrak perekonomian setempat. "Dengan demikian dapat memberikan efek positif terhadap masyarakat sekitarnya, termasuk ekonomi dan kesejahteraan," jelasnya.
 
Program tersebut ungkap Indah Juanita juga merupakan salah satu implementasi empat aspek CHSE di destinasi pariwisata. Meliputi Cleanliness/ kebersihan, Health/ kesehatan, Safety/ keamanan dan Environment Sustainability/ kelestarian lingkungan.
"CHSE pada destinasi pariwisata merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung kepercayaan masyarakat agar dapat kembali berwisata pascapandemi Covid-19. CHSE program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebagai satu dari sekian banyak ikhtiar Kemenparekraf guna mewujudkan pariwisata Indonesia yang berdaya saing di kancah pariwisata dunia," tegasnya.
 
Lebih lanjut Indah mengungkapkan, fasilitasi pembangunan toilet bersih di Desa Wisata Tinalah telah direncanakan sejak 2021. Tapi kendala pendanaan mengalami refocusing dan dialihkan untuk penanggulangan Covid-19. Sehingga baru tahun ini terlaksana.
 
"Kendati demikian pembangunan juga tidak serta merta langsung dilaksanakan, kami memerlukan clear and clean terhadap titik lokasi pembangunan," tuturnya menambahkan sesuai  review APIP, seluruh pembangunan fisik harus dapat persetujuan Dinas PUPR kabupaten. Sementara itu Lurah Purwoharjo, Ari Wibowo menyampaikan terimakasih bantuan toilet bersih dari BPOB yang menjadi ukuran di satu tempat wisata. Pemerintah kalurahan dan pengelola sudah jauh hari memetakan potensi desa. Wisata Tinalah mengandalkan pemandangan sawah, sungai dan bentang alam perbukitan.
 
"Ada dua potensi di kalurahan kami, pertama potensi fisik tanah berkontur dan air, pasca banjir bisa digunakan river tubing, sinar matahari juga melimpah dan bisa dimanfaatkan untuk energi terbarukan," ungkapnya. (Rul)

 

 
 
 

Credits

Bagikan