Gaji Tak Dibayar Puluhan Buruh PT WJL Gruduk Kantor Camat

user
Ary B Prass 23 September 2022, 09:37 WIB
untitled

 
Krjogja.com - Dua bulan gaji tidak dibayar pihak perusahaan puluhan buruh PT Wonogiri Jaya Lestari (WJL) Jatisrono Wonogiri mengadu ke Kantor Kecamatan Jatisrono, Kamis (22/9/2022) siang. Salain menyoal upah bulanan,  25 naker yang gruduk camat tersebut juga menagih uang lembur mereka yang tidak ada perhitungan jelas.
 
Diungkapkan salah seorang buruh pabrik tekstil itu, Gunawan Wibisono, bersama 25 rekannya ini ingin menagih gajinya selama dua bulan. 
 
"Kami ke kantor kecamatan untuk meminta bantuan Forkompimcam Jatisrono karena selama dua bulan kerja di pabrik gaji tidak dibayar penuh oleh manajemen," kata dia kepada wartawan. 
 
Dijelaskan, para karyawan pabrik tekstil itu mulai bekerja 13 Juli 2022. Pada saat gajian pertama  tanggal 5 Agustus, para buruh hanya menerima Rp 500 ribu. Tanggal 10 Agustus, para buruh kembali dibayar Rp 400 ribu sehingga total yang diterima buruh Rp 900 ribu. 
 
"Beberapa hari selanjutnya ada yang diberi lagi, tapi hanya Rp30.000. Untuk yang September ini malah belum menerima sama sekali," jelasnya. 
 
Pihak manajemen, kata dia, menjanjikan pada 5 September akan membayarkan hak buruh. Namun itu selalu diundur hingga tanggal 20 September. Hingga hari ini, hak para buruh belum juga dipenuhi. 
 
Padahal sesuai perjanjian awal  buruh akan menerima gaji sesuai UMK Wonogiri Rp 1,8 juta sebulan. Selain gaji, mereka juga dijanjikan mendapat jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan, insentif dan tidak ada jam molor, artinya jam kerja hanya delapan jam, selebihnya dihitung lembur. 
 
Direktur PT WJL Jatisrono, Juhara, yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya  sudah meminta Camat dan Forkopimcam agar difasilitasi untuk melakukan mediasi dengan para buruh. Namun kapan pertemuan bakal digelar pihaknya bungkam.
 
"Akan ada mediasi bersama dengan Camat, kapolsek serta Kades," tutur Juhara. (Dsh)

Credits

Bagikan