Setelah Didera Pandemi, PPJI Bersinergi untuk Percepatan Inovasi Jasaboga

user
Ary B Prass 23 September 2022, 11:27 WIB
untitled

Krjogja.com - Pakar kuliner dan pengusaha boga dari seluruh Indonesia bakal berkumpul di Yogyakarta, pada 4 – 7 Oktober 2022 mendatang. Dalam kesempatan itu mereka akan membahas segala permasalahan dan seluk beluk tentang usaha boga yang terangkum dalam Rakernas (Rapat Kerja Nasional) PPJI yang akan diselenggarakan di Alana Convention Center Yogyakarta.

Dalam temu media yang berlangsung di Restoran Bale Raos (22/9/2022) dan dihadiri Ketua Umum Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Iden Gobel, - Sekjen PPJI Afrinaldi, Ketua DPD PPJI DIY Sari Dewi dan Ketua Panitia Rakernas Tata Indriyatna terungkap, banyak pengusaha kuliner khususnya wedding yang terdampak pandemi.

“Bahkan penurunannya bisa mencapai 80% khusus di usaha kuliner wedding. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pemantik dan semangat bagi usaha kuliner dengan berinovasi dan berkreasi dengan stakeholder yang ada di Yogyakarta,” jelas Iden Gobel.

Sesuai dengan tema yang diusung Sinergikan PPJI untuk Percepatan Inovasi Jasaboga. Rakernas yang akan dihadiri sekitar 300 anggota PPJI dari seluruh Indonesia bakal melakukan konsolidasi dan koordinasi, juga membahas dan menghasilkan rencana kerja nasional PPJI untuk kedepannya.

Serangkaian acara telah dipersiapkan untuk memeriahkan acara, yaitu pelatihan, aneka lomba, demo masak, dan yang menariknya lagi bakal ada miniatur Candi Prambanan dengan menggunakan jajanan pasar. Hal ini bertujuan untuk mengangkat makanan lokal agar naik kelas.

Kegiatan ini juga melibatkan siswa siswi SMK khususnya Boga, mereka akan diberi kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang usaha kuliner. Untuk lomba PPJI juga melibatkan difabel agar mereka bisa mandiri dan bermanfaat bagi lainnya.

Dengan sinergi ini diharapkan para pelaku di industri jasa boga mampu berinovasi dengan menciptakan produk – produk jasaboga melalui ide kreatif serta penggunaan teknolgi tepat guna. Terlebih saat ini kondisi pandemi sudah berangsur pulih dan mulai terkendali, ini merupakan saat yang tepat bagi pengusaha jasaboga untuk bangkit kembali.

Memang, pandemi Covid-19 membuat usaha katering nyaris gulung tikar, kalau tidak boleh dibilang kolaps. Karena selama virus jahat Corona melanda, nyaris tidak ada pesanan hingga berlangsung dua tahun lebih.

"Rakernas akan dihadiri 300 perwakilan anggota dari 22 propinsi," ujar Sari Dewi. (*)

Credits

Bagikan