Bapanas - UGM Kerjasama, Mahasiswa Jadi Agen Ketahanan Pangan Sabang Sampai Merauke

user
Ivan Aditya 23 September 2022, 13:49 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN - Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkolaborasi dengan UGM menggelar sosialisasi pola makan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), Jumat (23/09/2022). Mahasiswa UGM pun kini menjadi agen ketahanan pangan dari Sabang sampai Merauke.

Arief Prasetyo Adi, Kepala Bapanas mengatakan pihaknya bekerja berdasar Perpres Nomor 66 Tahun 2021, di mana Bapanas atau National Food Agency (NFA) melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pangan. Tugas Bapanas tercermin dari struktur organisasi yang terdiri dari 3 (tiga) kedeputian yaitu Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Kerawanan Pangan dan Gizi, serta Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.

“Sejalan dengan arahan presiden, pemerintah harus bersiap menghadapi krisis pangan, krisis energi dan krisis keuangan yang melanda dunia internasional saat ini, termasuk Indonesia. Dalam menghadapi tantangan tersebut, perlu ada spirit kemandirian dan kedaulatan pangan seperti diamanatkan oleh UU Pangan No. 18 Tahun 2012. Salah satu langkah strategis yang ditempuh Badan Pangan Nasional adalah dengan dengan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis potensi dan kearifan lokal,” ungkapnya pada wartawan usai menggelar kuliah umum di Balai Senat UGM.

Bapanas menurut Arief tidak dapat bekerja sendiri sehingga berusaha menciptakan ekosistem pangan nasional dengan seluruh stakeholders pangan dari hulu ke hilir bersama sektor pentahelix ABGCM (Academics, Business, Government, Community and Media). Kerjasama dengan Kementerian atau Lembaga, Dinas Urusan Pangan di 37 Provinsi dan 514 Kabupaten/kota, BUMN di bidang pangan, asosiasi pelaku usaha di bidang pertanian dan pangan, para akademisi dan tenaga ahli, salah satunya bersama UGM.

“Hari ini kami berkolaborasi dengan UGM untuk mensosialisasikan gerakan B2SA goes to Campus. Kami meminta bantuan pada UGM untuk mensosialisasikan gerakan ini sampai ke masyarakat luas tentang pentingnya konsumsi pangan yang baik, jadi lifestyle masyarakat,” ungkapnya lagi.

Sementara, Rektor UGM, Prof Ova Emilia menyambut antusias kolaborasi bersama Bapanas. UGM menurut Ova memiliki mahasiswa yang bisa menyebarkan hal positif termasuk ketahanan pangan dengan gerakan B2SA di seluruh Indonesia.

“Mahasiswa UGM dengan pengabdian pada masyarakat, KKN ada di seluruh Indonesia. Kami dengan senang hati membantu mensosialisasikan B2SA, mahasiswa ini agen of change,” tandas Ova.

Rangkaian sosialisasi gerakan B2SA di UGM diawi dengan senam sehat dan konsumsi pangan lokal di kampus pusat UGM. Rangkaian dilanjutkan kuliah umum oleh Kepala Bapanas dengan tema Kebijakan Pangan Nasional dan Pentingnya Penganekaragaman Konsumsi dan Ketahanan Pangan. (Fxh)

Credits

Bagikan