Migrasi Kompor Listrik, Pemkab Tunggu Kejelasan Pusat

user
Ivan Aditya 24 September 2022, 12:56 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO - Pemkab Sukoharjo tunggu kejelasan dan terus memantau perkembangan mengenai rencana penggunaan kompor listrik menggantikan elpiji 3 kilogram. Sampai sekarang program pengalihan energi tersebut masih sebatas rencana dan belum ada jadwal direaliasikan.

"Soal kompor listrik kami menunggu kejelasan pusat. Belum ada petunjuk dan kami juga menunggu teknis sambil memantau perkembangan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Widodo kepada Krjogja.com, Sabtu (24/09/2022).

Widodo menjelaskan Pemkab Sukoharjo sejauh ini hanya sebatas menerima informasi mengenai penggunaan kompor listrik akan menyasar warga kurang mampu yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memiliki listrik di rumah. Masyarakat tersebut direncanakan akan menerima kompor listrik gratis bantuan dari pemerintah pusat. Namun demikian kejelasannya sampai sekarang masih ditunggu daerah.

"DTKS itu yang mengelola dinas apa dan juga masih melibatkan dinas lainnya yang bertugas menyasar masyarakat penerima. Jelas harus dipersiapkan," lanjutnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Sukoharjo Iwan Setiyono mengatakan, kompor listrik masih sebatas program yang dipersiapkan dan jadi kewenangan pemerintah pusat. Disdagkop UKM Sukoharjo sampai sekarang belum menerima surat edaran atau petunjuk terkait hal tersebut.

"Kami masih fokus pada distribusi dan penggunaan gas 3 kilogram. Soal kompor listrik kami menunggu kejelasan pusat. Itu kewenangan pemerintah dan di daerah tinggal menunggu pelaksanaan saja," ujarnya.

Iwan Setiyono menegaskan, rencana pemerintah terkait migrasi energi dari gas ke listrik memang sangat gencar disosialisasikan. Disdagkop UKM Sukoharjo terus memantau melalui perkembangan informasi di media. (Mam)

Kredit

Bagikan