Awas Gelombang Tinggi, Lima Tips Liburan Aman di Pantai

user
Tomi Sujatmiko 25 September 2022, 11:22 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Wisata pantai menjadi hal wajib dkunjungi orang Indonesia karena memiliki pemandangan indah.Bagi wisatawan asing, negara kepulauan Indonesa juga tak bisa dilepaskan dari wisata pantainya.

Tapi, wisata pantai tak cuma menawarkan kesenangan dan keindahan. Dibandingkan dengan wisata lain, wisata kota misalnya, daerah pantai bisa berbahaya. Apalagi kalau sudah cuaca buruk, berwisata ke pantai tidak direkomendasikan.

Berikut ini disajikan lima tips liburan kamu dan keluarga agar aman ketika di pantai.

1. Pelajari pantai yang Akan kunjungi

Setiap pantai memiliki karakteristiknya masing-masing. Pastikan sebelum berkunjung sudah memiliki sedikit pengatahuan tentang pantai yang ingin kunjungi. Mulai dari fasilitas, karakteristik pantai, gelombang, dan kejadian-kejadian yang pernah terjadi di pantai tersebut. Di zaman internet, semua informasi lebih mudah diakses.

2. Kenali spot berbahaya di sana

Nah, ini paling penting untuk liburan kamu dan keluarga agar nyaman dan aman. Kenali titik-titik berbahaya di pantai yang dikunjungi. Beberapa pantai memiliki spot berbahaya ketika berenang. Selain itu, harus tahu bagian mana yang cocok untuk bermain orang dewasa dan anak-anak.

3. Pakai pakaian warna cerah

Ternyata larangan memakai baju hijau di pantai selatan tak sekadar mitos. Baju hijau menyatu dengan warna laut sehingga kamu bakal sulit ditemukan ketika tenggelam atau terseret ombak. Untuk itu, sebaiknya memakai pakaian-pakaian cerah seperti merah muda. Ini sebagai antisipasi ketika hal buruk terjadi.

4. Jangan lewati batas berenang

Beberapa pantai memiliki tanda batas khusus berenang. Selain karena kedalaman dan arus kuat, batas ini juga sangat mungkin terkait binatang menjaga ekosistem dan menghindari bahaya binatang laut yang mungkin ada. Selain mengenali tanda-tanda batas berenang yang biasanya ditandai pelampung, jangan ragu juga bertanya pada penduduk lokal yang biasanya lebih paham karakteristik daerahnya.

5. Jangan panik ketika terseret ombak

Hal-hal buruk mungkin terjadi ketika kamu bermain air di laut. Ketika kamu terseret ombak, cobalah untuk tidak panik.

Saat panik lalu mencoba berenang tegak lurus melawan arus kembali menuju ke pantai, niscaya akan kehabisan energi dan kehabisan napas, sehingga kemungkinan tenggelam akan lebih besar. Sebaiknya mengapung saja atau berenang mengikuti arus hingga melemah. (*)

Kredit

Bagikan