Odekta dan Betmen Manurung Ramaikan Borobudur Marathon 2022

user
Tomi Sujatmiko 25 September 2022, 15:42 WIB
untitled

Krjogja.com - SEMARANG - Dua pelari nasional Odekta dan Betmen Manurung dipastikan akan ikut meramaikan even Borobudur Marathon 2022 pada 12-13 November 2022. PB PASI juga telah merekomendasiakan 47 pelari elite nasional untuk tampil pada lomba lari bergengsi Borobudur Marathon.

Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah menjelang pelaksanaan Borobudur Marathon. Demikian dikatakan Ketua panitia Borobudur Marathon 2022 Lukminto Wibowo di Semarang Sabtu (23/9). Lukminto mengatakan Okteda dan Benmen Manurung termasuk dari 47 atlet lari yang direkomendasikan oleh PB PASI.

Betmen adalah pelari putra Pematang Siantar (Sumut) yang menjuarai Borobudur Marathon 2020. Sedangkan Odekta pelari dari Kabupaten Dairi (Sumut) tercatat sebagai juara putri Borobudur Marathon 2021. Odekta juga mengharumkan nama Indonesia usai menyabet medali emas SEA Games 2021 di Vietnam yang digelar Mei 2022 lalu.

"Kami menjamin ajang Borobudur Marathon tahun ini masih kompetitif karena turunnya para pelari elite nasional seperti Betmen dan Odekta," kata Lukminto.

Menurut Lukminto, pada penyelenggaraan Borobudur Marathon 2022 ini pihaknya melaksanakan inovasi agar event tahunan tetap memiliki greget. Selain kampanye melalui Friendship Run di empat kota (Kota Semarang, Jakarta, Medan, dan Makassar), panitia juga menyiapkan agenda Young Talent sebagai ikhtiar pembibitan talent -talent pelari muda yang berbakat untuk mencetak pelari marathon di Indonesia.

"Usian peserta di bawah 20 tahun dengan mata lomba 10 km. Ini sebagai komitmen kami, bahwa Borobudur Marathon selain untuk kepentingan prestasi, juga bertujuan mencari atlet-atlet baru nasional,'' ujar Lukminto.

Borobudur Marathon dan Young Talent bakal digelar pada 12 November, sedangkan keesokan harinya diadakan Bank Jateng Tilik Candi untuk nomor half marathon yang diikuti 5.000 peserta. Kelly Tandiono, aktris, atlet triathlon sekaligus brand ambassador Borobudur Marathon 2022 akan ikut bersaing bersama ribuan pelari tersebut.

Lukminto mengatakan Borobudur Marathon tahun ini sudah bersifat offline sebagai sarana mengobati kerinduan pelari di Tanah Air. Sebetulnya harapannya bisa mencapai angka 10.000 runners, namun untuk mencegah segala kemungkinan karena pandemi Covid-19 belum berakhir, pihaknya membatasi 5.000 peserta dengan sistem ballot (pemilihan peserta dengan sistem acak). (Bdi)

Kredit

Bagikan