Pemimpin Harus Amanah, Mengabdi Tidak Harus Jadi Lurah

user
Danar W 25 September 2022, 19:30 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Sebanyak 21 kalurahan di Kabupaten Bantul serentak menggelar pilihan lurah (Pilur). Dari proses demokrasi tersebut diharapkan lahir pemimpin amanah. Perbedaan pilihan dalam kontestasi Pilur di Bantul jangan sampai menjadi embrio terjadinya perpecahan. Persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat jangan sampai retak gara-gara perbedaan pilihan lurah. Sementara DPRD Bantul menegaskan jika pengabdian tidak harus menjadi lurah.

"Hari ini sesuai aturan perundangan, proses pemilihan dilaksanakan terbuka. Artinya masyarakat memilih pemimpinnya dari mulai presiden, sampai kemudian Bupati, Walikota termasuk Lurah. Kami sangat berharap masyarakat akan bisa memilih pemimpinnya. Kami yakin semua bakal calon lurah yang sekarang masuk ini adalah calon pemimpin amanah. Artinya dalam pilur ini semoga bisa menghasilkan pemimpin yang amanah dan yang paling utama adalah mensejahterakan masyarakat kita di Kabupaten Bantul yang paling penting," ujar Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo di sela pantuan Pilur di Kalurahan Trirenggo Bantul, Minggu (25/9/2022).

Joko mangatakan, Pilur adalah momentum melahirkan pemimpin yang amanah dan punya komitmen untuk membangun kinerja. Joko juga minta jika ada hal hal yang perlu didiskusikan dan dikoordinasikan bisa disampaikan sesuai dengan kewenangan pemerintah kabupaten.

"Kami akan ikut membantu memfasilitasi seandainya memang ada hal-hal yang perlu diselesaikan. Tetapi kami yakin aman terkendali, tentunya di forum yang sangat baik ini saya menyampaikan terima kasih kepada pak Kapolres Bantul, pak Penewu, pak Kapolsek, pak Komandan Kodim Bantul, babhinkamtibmas, babhinsa dan semua panitia Pilur," ujar Joko.

Sekretaris Komisi A DPRD Bantul, Jumakir mengungkapkan, semua calon yang sudah maju dalam kontestasi pilihan lurah di Kabupaten Bantul merupakan putra terbaik daerah. Oleh karena itu bagi yang sudah terpilih diharapkan tidak terlalu bereuforia secara berlebihan. Sementara yang belum terpilih haruslah bersabar karena dalam sebuah pengabdian dalam upaya membangun Bantul tidak harus menjadi seorang lurah.

"Saya berharap yang terpilih jangan berlebihan dalam bereuforia yang belum terpilih saya harapkan juga bersabar Karena untuk ingin berkontribusi dalam membangun wilayah, mengabdi di Kabupaten Bantul tidak harus menjadi lurah," ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan tersebut.(Roy)

Kredit

Bagikan