Cegah Stunting di Sekolah, Dosen UAD Edukasi Pentingnya Gizi dan Peran UKS

user
Ivan Aditya 20 Agustus 2022, 17:31 WIB
untitled

Krjogja.com - GUNUNGKIDUL - Dalam memberikan dasar-dasar pengetahuan tentang edukasi gizi dan peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai pencegahan stunting di lingkungan sekolah. Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang tergabung dalam Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dr. Feri Budi Setyawan, S.Pd., M.Pd., AIFO-FIT, Diyah Puspitarini, S.Pd., M.Pd dan Iyan Sofyan, S.Pd., M.A melaksanakan kegiatan edukasi gizi dan peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai pencegahan stunting di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul. Edukasi kesehatan ini diberikan kepada kepada guru, pengelolah pondok dan pengelolah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang dilaksanakan pada 19 Agustus hingga 20 Agustus 2022 lalu.

Dr. Feri Budi Setyawan, S.Pd., M.Pd., AIFO-FIT selaku ketua pengabdian ini menyampaikan, anak yang mengalami stunting memiliki risiko mengalami kerusakan sel otak. Akibat pertumbuhan otak yang terganggu, anak-anak yang mengalami stunting akan mengalami kesulitan belajar karena kemampuan kognitifnya terbatas. Dampak pertumbuhan otak yang terhambat ini akan berlanjut ke usia produktif.

Eka Susila, S.Pd. salah seorang peserta menyampaikan pengabdian ini sangat dinantikan guru, pengelolah pondok dan pengelolah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul. Bagi mereka, materi ini sangat penting bagi para pengelolah pondok dan pengelolah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) karena materi berbasis Kesehatan dan pencegahan stunting terutama di masa pandemic ini dinilai sangat berguna bagi mereka. Hadir dan berpartisipasi sejumlah 25 peserta yang merupakan perwakilan dari guru, pengelolah pondok dan pengelolah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul.

Agus suroloyo, S.Pd.I., M.Pd.I, Kepala sekolah di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul, memberikan apresiasi positif karena menurutnya metode yang digunakan dalam pengabdian ini sangat interaktif dan menarik. Ia juga berharap pengabdian ini bisa berlanjut dan dikembangkan di masa-masa mendatang dengan memfokuskan siswa dan orang tua. (*)

Kredit

Bagikan