Penyuluhan Literasi Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Antikorupsi

user
Ivan Aditya 27 Agustus 2022, 17:35 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN - Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan penyuluhan dan sosialisasi dengan tema ‘literasi wawasan kebangsaan dan antikorupsi kepada siswa dan siswi SD Muhammadiyah Condongcatur’.

Acara penyuluhan dan sosialisasi ini digelar secara tatap muka pada hari sabtu, 29 Muharam 1444/ 27 agustus 2022, pada pukul 08:00-11:00, di Aula KH Hasyim SD Muhammadiyah Condongcatur. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SD Muhamadiyah Condongcatur Sulasmi, S.Pd , perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhamadiyah (PCM) Drs. H. Sayuti Musthafa M.Pd. ,beserta tim PKM UAD terdiri dari Trisna Sukmayadi, M.Pd, Suyitno, M.Pd., dan Dr. Sumaryati, M.Hum yang merupakan penyuluh antikorupsi KPK RI dan mahasiswa dari Universitas Ahmad Dahlan sebagai panitia pelaksana dalam acara penyuluhan dan sosialisasi ini.

Peserta yang mengikuti penyuluhan dan sosialisasi berjumlah 26 siswa-siswi kelas V serta dihadiri oleh beberapa guru SD Muhammadiyah Condongcatur. Setelah memasuki rangkaian acara, bapak Trisna Sukmayadi memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa penyuluhan dan sosialisasi literasi kebangsaan dan antikorupsi ini diadakan akibat kekhawatiran jika siswa dan siswi SD tidak mengetahui pemahaman wawasan kebangsaan dan tindakan korupsi sehingga siswa dan siswi sebagai generasi penerus bangsa perlu mendapatkan pemahaman akan wawasan kebangsaan dan Pendidikan antikorupsi.

Kemudian Ibu Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Condongcatur Sulasmi, S.Pd. menyampaikan sambutanya mengenai kegiatan ini “Penyuluhan Literasi Wawasan Kebangsaan dan Antikorupsi menjadi penting untuk siswa SD terutama untuk menjadikan siswa sebagai generasi antikorupsi. Mereka yang belum mengetahui apa itu korupsi sehingga penyuluhan ini sangat penting dengan memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan antikorupsi kepada siswa. saya mengharapakan siswa sd muhammadiyah condongcatur dapat menjadi pelopor gerakan antikorupsi dengan jiwa semangat yang ditanamkan sejak dini”

Hal tersebut sejalan dengan komitmen SD Muhammadiyah Condongcatur yang sudah mengimplementasikan komitmen anti bullying, anti miras dan selanjutnya komitmen antikorupsi.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis perangkat sosialisasi antikorupsi oleh Penyuluh Antikorupsi sahabat Integritas Jogja istimewa (PAK SIJI) diwakili oleh Suyitno, M.Pd ketua bidang pendidikan PAK SIJI, di damping oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) kepada pihak sekolah . Perangkat sosialisasi tersebut berupa cd, permainan antikorupsi yang dapat dimainkan oleh 4 orang atau lebih dengan jenis pemainan serupa monopoli serta komik, tentunya dalam perangkat tersebut berisi substansi Pendidikan antikorupsi yang dapat mudah dipahami oleh siswa dan siswi.

Acara selanjutnya, kegiatan dibuka oleh Drs. H. Sayuti Musthafa M.Pd.selaku perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM). Dalam pengantarnya, beliau menyampaikan “saya mendukung dan mengapresiasi adanya acara penyuluhan literasi wawasan kebangsaan dan antikorupsi”.

Penyampaian materi disampaikan oleh bapak Trisna Sukmayadi, M.Pd. yang memberikan paparan secara interaktif, mengenalkan materi wawasan kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal ika dan NKRI. Selain itu pemateri juga memaparkan akan simbol negara Indonesia yaitu burung garuda yang memiliki jumlah sayap 45,17, 19, dan 8, yang ternyata berkesinambungan dengan hari lahirnya negara Indonesia yaitu tanggal 17, bulan agustus tahun 1945.

Selain itu pemateri memberikan quiz kepada siswa untuk menyebutkan lima dasar Pancasila, bagaimana implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan serta pembacaan undang-undang dasar, bagi siswa yang menjawab benar dan memiliki keberanian diberikan sejumlah hadiah. Pak trisna menyampaikan bahwa “kita tidak hanya harus tahu tetapi juga harus berani, karena orang tahu akan kalah dengan orang yang berani”.

Ketua bidang Pendidikan penyuluh antikorupsi sahabat integritas Jogja istimewa (PAK SIJI) Suyitno, M.Pd memberikan harapanya dalam kegiatan ini agar para siswa dan siswi dapat menjadi duta dan teladan antikorupsi bagi pelajar yang mencontoh para tokoh integritas bangsa seperti H. Agus salim, Ki hajar dewantara, Ir. Soekarno, Muh hatta, sri sultan hameng kubuwono IX dan sebagainya

Dengan adanya penyuluhan dan sosialisasi ini diharapkan siswa dan siswi dapat mengetahui dan memahami wawasan kebangsaan dan anti korupsi, mengimplementasikan nilai Pancasila dan memahami keberagamanya, salah satu siswa menyatakan dengan keberagaman Indonesia menjadikan ia bersyukur dan dapat toleransi, Nadine Shafeeqa Rakhman dari kelas 5C menyatakan bahwa “Orang jujur itu keren tau!!”. (*)

Kredit

Bagikan