PLN Tingkatkan Sinergi Dan Kolaborasi Dengan Pemkab Kulonprogo

user
Ivan Aditya 27 September 2022, 01:32 WIB
untitled

Krjogja.com - KULONPROGO - PLN berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan stakeholdernya salah satunya dari pihak pemerintah daerah setempat. Untuk itu, pihak PLN UP3 Yogyakarta bersilahturahmi dengan Pemkab Kulonprogo guna menggali potensi kerjasama dan menjalin kolaborasi melalui program-program untuk masyarakat pada Jumat lalu (16/09/2022).

“Kami berharap PLN bersama Pemkab Kulonprogo dapat meningkatkan keterikatan, kerjasama dan kolaborasi yang optimal untuk masyarakat. Terutama terkait program-program yang dilaksanakan PLN bersama Pemkab Kulonprogo,” kata Manager PLN UP3 Yogyakarta, Ahmad Samsuri.

Samsuri menyampaikan pihaknya sekaligus mengedukasi kepada masyarakat untuk turut menjaga keselamatan ketenagalistrikan dan kontinuitas pasokan listrik. Salah satunya dengan mengijinkan PLN untuk memangkas pohon yang terlalu dekat dengan jaringan listrik. "Diimbau kepada masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan atau berkegiatan di dekat jaringan listrik sehingga jaringan aman,” imbuhnya.

PLN terus mendukung penggunaan energi bersih di masyarakat, penggunaan kompor induksi dan kendaraan listrik terus digalakkan. Program ini juga untuk mendukung program pemerintah mengurangi emisi gas buang karbon.

"Dalam pelaksanaan program yang diselenggarakan PLN ini, butuh dukungan penuh dari Pemkab. Kulonprogo, agar sosialisasi kepada masyarakat dapat berjalan dengan maksimal,” terang Samsuri.

Pj Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana memberikan apresiasi terhadap PLN atas kerjasama yang terjalin selama ini. Kebutuhan pasokan listrik ke depannya di Kabupaten Kulonprogo akan terus meningkat karena adanya pembangunan sektor pariwisata dan berbagai fasilitas bagi masyarakat. Kedepannya Kulonprogo akan terus menambah fasilitas dan mengembangkan pariwisata, sehingga kebutuhan pasokan listrik akan terus bertambah.

"Pemkab Kulonprogo siap bekerjasama dan berkolaborasi dengan PLN terkait sosialisasi kompor induksi, pemeliharaan jaringan, dan kendaraan berbasis listrik. Semoga di Kulonprogo tidak ada bangunan yang meterannya tidak terdeteksi oleh PLN, tidak ada baliho yang tidak berijin diberi penerangan, dan kabel listrik yang tidak rapi," pungkas Sakti. (Ira)

Kredit

Bagikan