Berkat Pengabdian Polines, UMKM Wedang Uwuh Tak Tergantung Lagi Pada Sinar Matahari

user
Agusigit 27 September 2022, 22:45 WIB
untitled

Krjogja.com - SEMARANG - Tulus Rahayu, merupakan salah satu pelaku usaha kecil yang memproduksi minuman tradisional wedang uwuh dengan kemasan sederhana (produknya diberi nama wedang uwuh Asmantogo Handayaningrat).

Usaha kecil ibu ini diproduksi di rumahnya di desa Dukuh Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Kendala atau permadalahan yang dihadapi karena selama ini proses pengeringan bahan baku wedang uwuh masih secara alami mengandalkan sinar matahari. Sehingga saat musim hujan maka produksinya tidak sebanyak di musim kemarau. Pengeringan secara alami ini tergantung oleh cuaca, jumlah panas matahari tidak tetap, kenaikan suhu tidak dapat diatur sehingga membutuhkan waktu pengeringan yang tidak dapat ditentukan, dan mudah terkontaminasi akibat dari kebersihan yang sukar untuk diawasi.

Berdasarkan kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Semarang (Polines) yang terdiri dari Taufiq Yulianto, Sarono Widodo, Helmy, Thomas Agung Setyawan dan Tahan Prahara berusaha membantu proses pengeringan bahan baku wedang uwuh melalui proses pengeringan buatan.

"Tanggal 23 Juli 2022 tim pengabdian masyarakat polines secara simbolis menyerahkan alat pengering wedang uwuh kepada Ibu Tulus Rahayu di Balai Desa Dukuh, Bayudono , Boyolali yang disaksikan Kepala Desa Dukuh Sri Sadono. Dilanjutkan pendampingan proses pengeringan disertai dengan langkah-langkah pengoperasian alat pengering wedang uwuh di rumah Ibu Tulus Rahayu" ujar Taufiq kepada pers di kampus setempat, Selasa (27/9/2022).

Dengan alat pengering buatan tersebut pengeringan dapat dilakukan di sembarang tempat tanpa terikat musim. Juga luas areal yang dibutuhkan untuk pengeringan dapat dikurangi, misalnya dengan memperbanyak rak-rak pengering, serta pengaturan suhu dapat lebih mudah dilakukan sehingga dapat disesuaikan dengan karakteristik bahan selain itu pengeringan bisa lebih efisien waktu / lebih cepat dan kebersihan dapat diawasi.

Tulus Rahayu-pun sangat berterimakasih atas bantuan alat pengering wedang uwuh sekaligus didampingi dalam pengoperasian alat tersebut karena bisa memproduksi wedang uwuh tanpa tergantung cuaca lagi sehingga bisa memenuhi permintaan dari konsumen terutama saat permintaan di musim hujan.

Kegiatan pengabdian masyarakat Polines ini juga dibantu mahasiswa Teknik Telekomunikasi Polines Iwan Setiawan dan Leni Viati serta berharap dapat membantu pelaku usaha terutama usaha kecil wedang uwuh agar tetap berproduksi tanpa tergantung cuaca lagi sehingga jumlah produksi bisa meningkat. Harapannya pula meningkatnya jumlah produksi dapat meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan keluarga. (Sgi)

Kredit

Bagikan