Waspadai Curanmor di Persawahan

user
Tomi Sujatmiko 28 September 2022, 20:22 WIB
untitled

Krjogja.com - WATES - Jajaran Polsek Nanggulan Polres Kulonprogo Polda DIY, dalam satu bulan terakhir gencar melakukan patroli keamanan di area persawahan.

Patroli difokuskan untuk mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di persawahan. Pelaku pencurian biasanya mengincar sepeda motor milik petani yang ditinggal di pinggir sawah dengan posisi kuncu kontak tidak dilepas alias masih cementel.

Kapolsek Nanggulan Kompol L Ardi Hartana SH MH MM, Selasa (27/09/2022) menyampaikan tidak sedikit petani kurang memperhatikan masalah keamanan sepeda motor yang ditinggal 'nggarap' sawah. Sepeda motor ditinggal di pinggir awah dengan posisi kunci kontak tidak dicopot. Bagi petani, hal seperti itu dianggap biasa karena tidak mungkin pelaku pencurian beraksi di persawahan. Padahal saat ini, pelaku pencurian menyasar ke manapun tempat dengan pertimbangan yang penting ada sasaran yang akan dicuri.

Ardi Hartana mengimbau kepada masyarakat (khususnya para petani) agar memperhatikan keamanan sepeda motor ketika bercocok tanam di sawah. Masalahnya, pelaku pencurian mencari kelengahan dan kesempatan untuk beraksi. "Saat ini pelaku pencurian tidak memilih-milih tempat dimana harus beraksi, pokoknya begitu ada kesempatan pasti langsung beraksi," tandas Ardi Hartana.

Mengenai dasar hukum pelaksanaan patroli di persawahan, Ardi Haryana menjelaskan operasi berdasar Surat Perintah Tugas NO SP Gas/34/IX/2022/Sek Ngl tanggal 1 September 2022. Perintah tersebut menyikapi seringnya terjadi pencurian sepeda motor di persawahan dan pertokoan yang jauh dari pemukiman penduduk.

Ketika petugas melakukan patroli, masih ditemukan adanya kunci kontak yang tidak dicopot. Menyikapi hal tersebut, petugas mengamankan kunci kontak dan memberikan kepada pemiliknya disertai penyuluhan mengenai pentingnya mengamankan sepeda motor yang diparkir.

Ardi Hartana menyampaikan mesti sudah berkali-kali diiingatkan secara perorangan maupun dilakukan bimbingan penyuluhan (bunluh) secara komunal di balai desa atau di Mapolsek Nanggulan, tetap saja ada satu-dua petani yang lupa mengambil kunci kontak sepeda motor saat ditinggal bekerja di sawah. "Masalah keamanan dan ketertiban tidak semata-mata menjadi tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat," jelas Ardi Hartana. (Hrd)

Kredit

Bagikan