Tipu Rumah Sakit, Direktur Alkes Dituntut 7 Tahun 6 Bulan Penjara

user
Ivan Aditya 29 September 2022, 10:54 WIB
untitled

Krjogja.com - PURWOKERTO - Ben (56) Direktur PT TAM Jakarta, salah satu perusahaan yang bergerak dalam penyaluran alat kesehatan dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto Enggar Dian Ruhur, 7 tahun 6 bulan penjara.

Kepala Kejari (Kajari) Purwokerto, Sunarwan, Kamis (29/09/2022) mengatakan tuntutan itu disampaikan pada sidang Selasa (27/9/2022) di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto dengan majelis hakim Yunianto Agung N, Mohammad Arsyad dan Adhitya Ariwirawan.

Terdakwa Ben dituntut telah melakukan perbuatan pidana dalam Pasal 378 KUHP, diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHP, diatur dan diancam pidana dalam Pasal 197 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, diatur dan diancam pidana dalam Pasal 110 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan diatur dan diancam pidana dalam Pasal 111 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. "Tuntutan itu telah sesuai dengan perbuatan pidana apa yang telah dilakukan oleh terdakwa," kata Sunarwan.

Sedang penasehat hukum korban dari Rumah Sakit Ortopedi (RSOP) Purwokerto, Arif Budi Cahyono yang ditemui terpisah mengatakan terdakwa Ben dituntut 7 tahun 6 bulan sudah memenuhi unsur tindakan pidana "Dari lima dakwaan unsur hukumnya semua terpenuhi," kata Arif Budi Cahyono.

Sebelumnya Kejari Purwokerto menjebloskan terdakwa Ben kasus penipuan yang merugikan Rp 7 Miliar dengan korban RSOP ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purwokerto. Warga asal Jakarta itu ditahan karena melakukan penipuan terhadap RSOP Purwokerto dalam pembelian alat medis jenis Magnetic Resonance Imoging (MRI) dengan kerugian mencapai sekitar Rp 7 miliar. Karena dikhawatirkan akan melarikan diri dan untuk kelancaran persidangan, terdakwa kemudian ditahan. (Dri)

Kredit

Bagikan