Modus Transfer, Polres Sukoharjo Tangkap Pengedar Uang Palsu

user
Tomi Sujatmiko 29 September 2022, 17:23 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO - Polres Sukoharjo mengungkap kasus peredaran uang palsu dengan mengamankan barang bukti. Polisi sekarang masih mengembangkan kasus dan memburu pemasok uang palsu.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat gelar perkara di lobi Mapolres Sukoharjo, Kamis (29/9) mengatakan korban yakni Baskoro Hari Mulyono (39) warga Dukuh Kragilan RT 01 RW 06 Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter.Sedangkan lelaki JP (44) warga Kecamatan Nguter.

"Modus pelaku melakukan transaksi transfer BRI link sebesar Rp 1.400.000 di tambah biaya transfer Rp 5.000. Setelah transaksi transfer berhasil kemudian pelaku membayar atau menganti uang transfer tersebut dengan memberikan sebanyak 15 lembar uang kertas pecahan seratus ribuan palsu," ujarnya.

Dalam pemeriksaan diketahui pelaku JP mendapatkan uang palsu dengan cara membeli online. Uang palsu sebesar Rp 2 juta dibeli dengan harga Rp 1.500.000. "Uang palsu Rp 1.500.000 digunakan untuk transfer. Sedangkan Rp 500.000 digunakan pelaku untuk membeli barang di warung," lanjutnya.

Polres Sukoharjo berdasarkan keterangan pelaku JP mengembangkan kasus dan memburu pemasok uang palsu. "Siapa yang memasok atau menjual uang palsu melalui online tersebut masih diburu," lanjutnya.

Barang bukti yang diamankan yakni satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih Nopol H 3294 PZ, satu buah handphone dan 15 lembar uang palsu Rp 100.000. Pelaku dijerat pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. (Mam)

Kredit

Bagikan