Tim Pengabdian Masyarakat UGM Bantu Terapkan Prototipe Alat Kaki Peraga Cerdas

user
Ivan Aditya 29 September 2022, 22:21 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Tim Pengabdian kepada masyarakat teknologi tepat guna (TTG) yang diketuai oleh Dina Fitriana Rosyada, SKM., MKL. dari Sekolah Vokasi UGM melaksanakan program kegiatan pengabdian masyarakat di Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam Indonesia (Yaketunis) Yogyakarta. Dalam kegiatan ini tim pengabdian masyarakat TTG UGM menyerahkan dua pasang prototipe alat kaki peraga cerdas yang dapat dipergunakan bagi para penyandang tunanetra di Yaketunis untuk berlatih tata letak titik syaraf pada pijat refleksi atau massage.

Ketua tim pengabdian masyarakat tersebut mengatakan bahwa kegiatan pengabdian penerapan prototipe alat kaki peraga cerdas dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa yang saling berkolaborasi. Tim tersebut terdiri dari Ibu Dina dan Ibu Savitri Citra Budi, MPH serta 5 mahasiswa yaitu Muhammad Hasani (MIPA-Elins), Divlan Audie Sentanu (Teknik Mesin), Marfuah Istyani (D4-MIK), Anun Fatikah (D4-MIK), Isna Aliyatul Muna (D4-MIK).

Alat peraga ini dibuat sedemikian rupa sehingga dapat membantu para penyandang tuna netra untuk menemukan simpul-simpul syaraf pada bagian telapak kaki. Alat ini ramah tunanetra karena mengutamakan fungsi indera pendengaran dan perabaan.

Pada alat dilengkapi dengan titik tombol menggunakan sensor tekan yang disesuaikan dengan pembelajaran titik pijat refleksi untuk siswa maupun siswi tunanetra di Yaketunis Yogyakarta. Ada sekitar 13 sampai 14 titik yang dapat diraba dengan dilengkapi audio system organ terkait. Disamping itu ada tombol power, volume suara dan indikator baterai dengan pengingat audio.

"Prototipe alat kaki peraga cerdas ini berbasis mikrokontroler untuk diterapkan pada pembelajaran. Utamanya terkait letak titik syaraf pijat refleksi bagi siswa tunanetra di Yaketunis," kata Dina Fitriana Rosyada yang secara simbolis menyerahkan alat prototipe alat kaki peraga cerdas kepada Kepala Sekolah Yaketunis, Sri Andarini, M.Pd. di yayasan setempat, Selasa (27/09/2022).

Dina Fitriana Rosyada mengungkapkan prototipe ini dibuat kurang lebih selama dua bulan. Prototipe alat kaki peraga cerdas dibuat hampir menyerupai telapak kaki manusia dewasa. Saat simpul syaraf ditekan maka nantinya akan mengeluarkan suara sehingga memudahkan para penyandang tunanetra untuk mempelajarinya.

Kegiatan ini mengangkat tema 'Penerapan Kaki Peraga Cerdas Berbasis Kompetensi Guru dan Peserta Didik Pada Pendidikan Pijat Refleksi Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam Yogyakarta'. Selain menyerahkan bantuan berupa prototipe alat kaki peraga cerdas, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga diisi dengan pemberian sembako bagi para siswa, pelatih dan pengurus Yaketunis.

Ia berharap apa yang dilakukan tim pengabdian bagi masyarakat ini dapat bermanfaat bagi para siswa di Yaketunis. Dina Fitriana Rosyada berharap kedepan dapat lebih berkontribusi kembali dengan peralatan-peralatan yang lebih inovatif.

"Dengan pemberian alat yang inovatif yakni kaki peraga cerdas ini diharapkan dapat menjadikan pembelajaran di Yaketunis terkait titik syaraf pada massage. Diharapkan para siswa bisa lebih efektif dan efisien dalam belajar," jelasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah Yaketunis, Sri Andarini MPd mengatakan protipe ini sangat membantu para siswa. Terlebih lagi kegiatan pelajaran massage merupakan pendidikan utama di Yaketunis.

"Untuk massage di tempat kami pokok sekali, jadi para siswa wajib mempelajarinya. Dengan ini para siswa dapat dengan mudah untuk mempelajari dan mempraktikkannya," kata Sri Andarini.

Bantuan alat peraga ini diharapkan dapat berguna bagi para siswa. Dengan menguasai teknik masssage yang baik para siswa dapat mengetahui dan menerapkan nantinya dalam membekali ke lapangan kerja yang sesungguhnya. (*)

Kredit

Bagikan