Kampung Cahaya, Angkat Mustahik Jadi Muzaki

user
Agusigit 02 Oktober 2022, 08:10 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Tambah lagi kawasan wisata dan kuliner di Bantul. Menyusul dilakukannya soft launching Kampung Cahaya di Dusun Bedukan Pleret, yaitu Kawasan Wisata & Kuliner Embung Gadjah Wong Pleret.

Soft launching dilakukan Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, Sabtu (2/10) sore yang antara lain didampingi Ketua MUI Bantul Dr KH Habib A Syakur, guru besar Fisipol UGM yang juga mantan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Dirut PT BP Kedaulatan Rakyat HM Wirmon Samawi SE MIB, dan inisiator Santripreneur Indonesia KH Sugeng Utomo.

Acara dimeriahkan grup band Emirate dengan artis penyanyi religi Wafiq Azizah, Deni Aden, Rijal Vertizone, dan Zerlina Khonza.

KH Sugeng Utomo menjelaskan, Kampung Cahaya ini diinisiasi Santripreneur Indonesia dan didukung Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN. Dalam hal ini YBM PLN antara lain membantu 28 gerobak tempat berjualan masyarakat yang dibina Santripreneur.

"Ini baru soft launching. Rencana launching akan dilakukan Wapres Ma'ruf Amin atau Menang BUMN Eric Thohir dalam waktu dekat. Sekarang yang penting jalan dulu," jelas Gus Ut.

Ditambahkan, program ini dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat dengan berbagai usaha. Targetnya, masyarakat tidak hanya menerima bantuan atau santunan terus atau bahasa Arabnya Mustahik, tapi kesejahteraan meningkat dan nantinya menjadi Muzaki, yaitu orang mampu yang sudah berkewajiban membayar zakat.

"Untuk meramaikan kawasan ini saya sudah menghubungi banyak artis nasional," tambahnya.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi semangat para santri untuk ikut dalam membangun ekonomi umat. Ini menunjukkan para santri tidak hanya bergerak di bidang intelektual religius, tetapi juga perekonomian. Harapannya, Santripreneur ini bisa ikut mengerem inflasi, bahkan juga resesi kalau nanti terjadi.

Prof Purwo Santoso juga optimistis Santripreneur bisa tampil mendorong ekonomi masyarakat dan mengangkat mereka dari mustahik jadi muzaki.

"Potensi ekonomi di sini banyak. Ikhtiar masyarakat ini bagus. Apalagi Pleret punya nama besar dan dibranding dengan santri, insya Allah akan berhasil," katanya. (Fie)

Bupati Bupati H Abdul Halim Muslih (tengah) menggunting pita menandai soft launching Kampung Cahaya. KR-Lutfie

Kredit

Bagikan