Haru..Terpisah 5 Tahun, Ibu Ini Dipertemukan Lagi dengan Anaknya

user
Agusigit 02 Oktober 2022, 07:15 WIB
untitled

CIREBON - Ibu asal Gunungkidul, Yogyakarta, Suwarti (47) tak kuasa menahan haru dipertemukan dengan anak kandungnya setelah sempat terpisah selama 5 tahun. Ibu yang berprofesi sebagai baby sitter ini menangis sesenggukan saat bertemu kembali dengan anak laki-lakinya, yang masih berusia 6 tahun di Mapolresta Cirebon, Sabtu (1/10/2022).
 
Bocah malang itu sempat viral usai dianiaya oleh ibu angkatnya di Kecamatan Pabuaran, Cirebon beberapa waktu lalu. Diketahui, korban ikut tinggal bersama ibu angkatnya, AM sejak masih bayi. Sementara Suwarti yang merantau kerja baby sitter di Tangerang, berhasil dipertemukan dengan anaknya berkat penelusuran jajaran Polresta Cirebon.
 
Melihat kembali buah hatinya yang sempat jadi korban penganiayaan, wanita paruh baya itu spontan langsung memeluk dan menggendongnya. Momen haru pertemuan ibu anak itu terjadi di Ruang Vicon Tunggal Panaluan Mapolresta Cirebon. Suwarti juga menangis sesenggukan di pelukan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman.
 
Kapolresta Cirebon, Kombes Arif Budiman mengatakan, penanganan kasus penganiayaan terhadap anak berusia 6 tahun tersebut sempat menyisakan permasalahan. Pasalnya, korban merupakan anak angkat tersangka yang berinisial AM warga Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. "Sehingga atas pertimbangan itu, Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon dan KPAID Kabupaten Cirebon menelusuri keberadaan ibu kandunya. Kemudian didapatkan alamat di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, dan langsung dikoordinasikan dengan kepala desa beserta Bhabinkamtimas setempat,” kata Arif.
 
Mantan Kapolres Sragen yang pernah meraih penghargaan penyidik Tipikor terbaik dari Kapolri itu menjelaskan dari hasil penelusuran, ternyata di alamat tersebut hanya ditempati oleh nenek korban. Pihaknya kemudian mendapatkan nomor handphone dan posisi ibu kandung korban yang bekerja sebagai baby sitter di Tangerang.
 
Dari informasi itu kemudian dilacak dan langsung dikomunikasikan oleh petugas. "Ibu kandung korban dan majikannya sangat kooperatif untuk membantu bertemu dengan anaknya. Alhamdulillah, setelah terpisah selama lima tahun akhirnya mereka bertemu kembali untuk memberikan kasih sayang dan merawatnya," jelas Arif.
 
Menurutnya, pertemuan korban dan ibu kandungnya merupakan hasil kerja keras penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon. Termasuk residu penyidikan tentang pengasuhan korban ke depannya. Sehingga proses penyidikan berjalan lancar tanpa menyisakan residu apapun. "Saat ini, penanganan kasusnya tetap berjalan, dan kami sudah melimpahkan berkas perkara ke Kejari Cirebon. Ke depan, kami berkomitmen melakukan penegakan hukum sesuai norma dan tidak menyisakan permasalahan setelahnya seperti dalam kasus ini," tambahnya.
 
Sementara itu, Ketua KPAID Kabupaten Cirebon, Hj Fifi Sofiyah mengapresiasi kerja keras Polresta Cirebon yang berhasil mempertemukan korban dengan ibu kandungnya. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada penyidik yang telah bekerja keras menangani kasus tersebut. "Alhamdulillah kita melihat komitmen Polresta Cirebon menangani kasus kekerasan anak hingga tuntas termasuk mempertemukan korban dengan ibu kandungnya. Bahkan, upaya pencariannya kurang dari dua minggu sudah berhasil dan penyidik mengejar hingga ke Gunungkidul, Yogyakarta," ujar Fifi Sofiyah. (Sam)

Kredit

Bagikan