Bangun Literasi Digital Pesantren, UM Purworejo Terapkan Santri Tech

user
Ivan Aditya 03 Oktober 2022, 16:11 WIB
untitled

Krjogja.com - PURWOREJO - Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo memberikan bantuan perangkat komputer dan sarana komunikasi digital untuk Pondok Pesantren (PP) Darul Arqom, Desa Jono, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Bantuan itu diberikan untuk mendukung program Santri Tech yang digagas akademisi UM Purworejo di PP tersebut.

Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UM Purworejo Siska Desy Fatmaryanti mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk mewujudkan sarana remote laboratory di PP Darul Arqom. “Program Santri Tech yang bagian dari PKM, akan diwujudkan dalam bentuk laboratorium digital untuk wahana pembelajaran santri,” ungkapnya kepada KRJOGJA.com, Senin (03/10/2022).

Menurutnya, program Santri Tech menjadi salah satu solusi untuk membangun literasi digital para santri. Selama ini, katanya, pondok pesantren menghadapi sejumlah persoalan antara lain sumber daya manusia dan fasilitas pembelajaran yang terbatas.
Selain itu, akses para santri untuk belajar menggunakan sarana teknologi di luar pesantren juga terbatas.

“Akibatnya literasi digital para santri juga kurang. Maka, Santri Tech menjadi sarana pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi remote laboratory,” ucapnya.

Selain dengan kelengkapan sarana, kata Siska, UM Purworejo juga akan melengkapinya dengan kurikulum pembelajarannya. “Termasuk dengan teknologi pembelajaran yang digunakan. Teknologi remote laboratory merupakan cara pembelajaran jarak jauh berbasis Internet of Thing (IoT),” paparnya.

Santri, lanjutnya, akan memiliki pengalaman nyata dalam mengoperasikan alat-alat laboratorium sehingga kemampuan menguasai peralatan dan daya nalarnya meningkat. “Mereka akan bisa mengakses alat pembelajaran maupun teknologi, tanpa harus keluar dari pondok pesantren. Harapannya literasi digital para santri meningkat,” ujarnya.

Direktur Pondok Pesantren Darul Arqom Purworejo Teguh Priyono mengapresiasi program dan bantuan UM Purworejo. Penguatan literasi digital santri, katanya, saat sudah menjadi tuntutan seiring majunya perkembangan teknologi. (Jas)

Kredit

Bagikan