Karir Prospektif, Jumlah Dokter di Indonesia Masih Kurang

user
Agusigit 03 Oktober 2022, 20:11 WIB
untitled

SEMARANG – Indonesia saat ini masih kekurangan dokter sekitar 130.000 orang (tersedia 140.000 dari kebutuhan ideal WHO untuk Indonesia 270.000 dokter). Sehingga masih terbuka luas kesempatan berkarir sebagai dokter bagi generasi muda Indonesia.
 
Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK Unissula) Semarang Dr dr Setyo Trisnadi SH SpKF pada upacara sumpah dokter FK Unissula ke 122 Periode III tahun 2022 di kampus setempat, Minggu (2/10/2022). Jumlah dokter yang dusumpah 124 dokter baru sehingga sampai saat ini FK Unissula sudah meluluskan 5.818 dokter yang tersebar dl seluruh Indonesia dan ada juga yang berkarir di luar negeri.
 
Ternyata kondisi kekurangan dokter juga dialami oleh dokter spesialis, karena baru 41 persen saja yang terpenuhi. Indonesia saat ini masih kurang 4.000 dokter spesialis. Salah satu penyebabnya, hanya ada 18 Fakultas Kedokteran (dari total 90 FK di Indonesia) yang membuka program pendidikan spesialis.
 
Pada kesempatan itu Dekan FK Unissula juga mengingatkan agar para dokter baru usai disumpah untuk selalui setia pada ikrar dan sumpah. Karena sumpah dokter memiliki makna yang mendalam. Apalagi menurutnya, sumpah dokter juga merupakan amanah Undang-Undang praktek dokter dimana di dalamnya memiliki tugas yang sangat mulia.
 
Sementara itu, Wakil Rektor III Muhammad Qomaruddin MSc PhD dalam sambutannya memberi selamat pada para dokter baru. Dia berpesan, agar lulusan FK Unissula membawa nama baik almamater. Sesuai dengan saat menjalani pendidikan, mengacu pada Budai atau budaya akademik Islami, yakni menjadi generasi khaira ummah. (Sgi)

Kredit

Bagikan