Mentan Bareng Sultan Panen Raya Bawang Merah di Sentolo

user
Agusigit 03 Oktober 2022, 21:19 WIB
untitled

Krjogja.com - KULONPROGO - Para kepala daerah di DIY diminta menjaga produktivitas bawang merah di wilayahnya. Hal itu penting mengingat bawang merah bagian dari komoditi yang berpengaruh terhadap kondisi inflasi di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo kepada Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan Pj Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana saat menghadiri panen raya bawang merah sebagai rangkaian Peringatan Hari Tani di Bulak Srikayangan Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulonprogo, Senin (3/10).

"Hamparan sawah seluas 300-an hektare (ha), saya rasa produktif menghasilkan panen komoditi bawang merah yang sangat signifikan. Sultan dan Pj Bupati ikut menjaga agar inflasi di sektor pangan tidak drop," kata Yasin Limpo.

Diungkapkan, Kementan mempersiapkan lahan seluas kurang lebih 2.000 ha di seluruh Indonesia untuk mengintervensi inflasi. Bahkan, Dirjen Hortikultura juga telah menandatangani kerjasama dengan tengkulak untuk mengintervensi jika harga bawang merah menurun.

"Jadi off taker yang akan membeli. Kemudian mereka akan lihat daerah mana yang harus menjadi sasaran untuk menjaga inflasi yang ada. Mudah-mudahan konsep ini jalan," jelasnya menambahkan presiden meminta para gubernur dan bupati ikut turun tangan menjaga ketersediaan dan normalisasi harga. Sehingga tidak ada lonjakan yang merugikan masyarakat.

Sementara itu Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan harapannya agar petani bawang merah di kabupaten ini menghasilkan panen maksimal. Panen bawang merah di Bulak Srikayangan, Sentolo dinilainya sangat bagus, karena mampu menghasilkan 16 ton perha dengan harga jual Rp 17.000 perkilogram.

"Saya juga berharap petani merawat tanamannya dengan segenap hati. Sehingga hasilnya bagus," tutur Ngarso Dalem.

Lebih lanjut Gubernur Sri Sultan HB X mengungkapkan, Pemda DIY sedang mencoba mengembangkan sektor pertanian khususnya tanaman pangan. Selain itu, mencoba membantu lewat perusahaan daerah untuk menampung stok padi. (Rul)

Kredit

Bagikan