Tertutup Longsor, Warga Nekat Nyebrang Sungai Antar Anak Sekolah

user
Danar W 05 Oktober 2022, 18:30 WIB
untitled

Krjogja.com - KULONPROGO - Warga Pedukuhan Pringtali Kalurahan Jatimulyo Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo terpaksa menyeberangi Sungai Kedung Banteng untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Aksi nekat dan berbahaya tersebut dilakukan karena satu-satunya jalan desa sebagai akses atau penghubung antarpedukuhan masih tertutup material longsor.

Juriah dan beberapa ibu warga pedukuhan setempat mengaku terpaksa melintas di dam di kawasan Objek Wisata (Obwis) Kedung Banteng tersebut karena sejak Senin (3/10/2022) jalan desa masih tertutup material longsor setinggi dua hingga empat meter.

"Dam menjadi satu-satunya akses kami agar bisa keluar masuk wilayah pedukuhan," kata Juriah, Rabu (5/10/2022).

Kendati mengetahui dam selebar satu meter dan tinggi dua meter tersebut licin, sehingga beresiko terpeleset dan hanyut terbawa air sungai, tapi warga tetap melintas dengan ekstra hati-hati.

Diungkapkan, warga memilih nekat menyeberang lewat dam lantaran kalau lewat jalan lain harus memutar sejauh tiga kilometer baru sampai ke gedung sekolah.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama petugas dari dinas/ instansi lain dan masyarakat tersebut berupaya membersihkan material longsoran yang menutup ruas jalan di pedukuhan setempat. Pembersihan material bisa membuka akses warga dua pedukuhan, Pedukuhan Pringtali dan Sumberrejo yang pascabencana tanah longsor tiga hari lalu terisolir.

Korlap SAR DIY Unit Jatimulyo, Sarija mengatakan, bencana tanah longsor yang terjadi di Pedukuhan Pringtali terjadi Minggu (2/10/2022) malam lalu. Tebing setinggi 70 meter di wilayah tersebut longsor dan materialnya menutup ruas jalan desa.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, material longsoran menutup akses jalan warga dua pedukuhan.

"Selain menutup jalan di Pedukuhan Pringtali, longsor juga menutup akses warga di Pedukuhan Sonya Kalurahan Jatimulyo. Material longsoran juga merusak tiga rumah warga," ungkap Sarija. (Rul)

Kredit

Bagikan