Ulama Diharapkan Jadi Pendingin Suasana Panas Pemilu Serentak

user
Agusigit 06 Oktober 2022, 13:35 WIB
untitled

Krjogja.com - WONOGIRI - Dai Kamtibmas di Kabupaten Wonogiri, Kamis (6/10), membuat kesepakatan bersama menjaga situasi kondusif menjelang pesta demokrasi 2024 mendatang. Selain siap mewujudkan kerukunan dan kekompakan mereka juga siap memerangi berita hoax pada pemilu serentak mendatang.

Penandatanganan kesepakatan bersama para da'i (ustadz) Kamtibmas Kabupaten Wonogiri binaan Polres Wonogiri itu dilakukan puluhan dai peserta sarasehan yang digelar Polres Wonogiri di aula Saraswati Wonogiri. Dalam acara tersebut dihadirkan dua pemateri yakni Kepala Kemenag Wonogiri H Anif Solikin SAg MSi dan Ketua KPUD Wonogiri Toto Sihsetyo Adi SE MM.
 
Menurut Kakamenag Wonogiri, ulama maupun dai memiliki peran besar dalam upaya mewujudkan situasi kondusif dalam pesta demokrasi mendatang. "Apa yang disampaikan atau diomongkan dai kepada umatnya lebih dipercaya ketimbang orang lain selain ulama atau dai (ustadz)," kata dia.
 
Tingkat kepercayaan masyarakat kepada ulama tertinggi  yakni 51,7 persen. Sedangkan kepercayaan publik kepada politisi 11 persen dan kepada pengamat politik 4,5 persen. "Tapi tidak jarang sekarang ini agama dijadikan jargon politik untuk memanas-manasi situasi, padahal hal itu salah besar," kata Kakemenag Wonogiri sembari minta jajaran dai Kamtibmas mampu mendinginkan suasana panas itu.
 
Anggota FKUB Wonogiri Pdt Theofilus maupun KH Suharto SPd (Dai Kamtibmas Kecamatan Eromoko) berharap acara semacam ini diperluas pesertanya hingga tingkat kecamatan dan tidak terbatas dari umat Islam. "Di lain kesempatan tolong dari kami (umat Kristiani) juga diundang agar kami juga punya andil menciptakan suasana aman dalam perhelatan pemilu serentak nanti," kata Pdt Theofilus. (Dsh)
 
 

Kredit

Bagikan