Bakesbangpol Ngebut Bentuk FKDM Kecamatan dan Desa

user
Ivan Aditya 06 Oktober 2022, 21:32 WIB
untitled

Krjogja.com - BANYUMAS - Setelah berhasil membantuk dan mengukuhkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tingkat kabupaten, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyumas bersama FKDM Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah secara masif membentuk FKDM tingkat kecamatan dan desa.

Kepala Bidang (Kabid) Kewaspadaan dan Penanganan Konflik, M Hasim Al Asngari, Kamis (06/10/2022) menjelaskan dari 27 kecamatan dan 331 kelurahan dan desa yang ada di Banyumas sudah 60 persen terbentuk FKDM. "Sudah 60 persen FKDM Kecamatan, kelurahan dan desa terbentuk. Target kami pertengahan bulan Oktober 2022 sudah selesai," kata Hasim.

Menurutnya setelah terbentuk FKDM secara keseluruhan, anggota FKDM Kabupaten Banyumas berjumlah sekitar 1100 orang. Mereka untuk anggota FKDM kecamatan dan desa akan dilantik oleh Bupati Banyumas di Gor Satria Purwokerto pada pertengahan bulan November 2022 mendatang.

Hasim, menambahkan untuk anggota FKDM tingkat Kabupaten ada 19 personel, kemudian untuk masing masing kecamatan ada lima personel, dan masing masing desa dan kelurahan tiga personel. Tugas dan wewenang anggota FKDM yakni melakukan cegah dini dektisi dini berkaitan Ancaman Tantangan Hambatan dan Gangguan (ATHG).

"Mereka ditugasi hanya melaporkan atau menginformasikan kepada pemerintah berkaitan dan ancaman dan gangguan Kamtibmas, dan tidak boleh melakukan eksekusi," ungkapnya.

Diharapkan dengan adanya FKDM yang mengimplemtasikan dari Peraturan Menteri Dalam (Mendagri) Nomor 46 tahun 2019, maka kondusifitas dan kamtibmas di Banyumas akan lebih terjaga dengan adanya peran serta FKDM secara aktif.

Ketua FKDM Kabupaten Banyumas Kompol Purnawirawan Susanto, menambahkan sejak FKDM tingkat Kabupaten Banyumas terbentuk sebulan lalu sudah melakukan tugas dengan memberikan laporan atau informasi kepada pemangku kepentingan di tingkat kabupaten.

"Semua laporan yang diterima Pemerintah Banyumas sudah langsung dieksekusi seperti demo, gangguan Kamtibmas dan bencana alam," kata Susanto. (Dri)

Kredit

Bagikan