Banjir Setinggi 1 Meter Kepung 7 Kecamatan di Cilacap

user
Ivan Aditya 08 Oktober 2022, 23:00 WIB
untitled

Krjogja.com - CILACAP - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Cilacap meluas. Dari semula hanya 2 kecamatan kini mencapai 7 kecamatan dengan 20 desa. Akibatnya ribuan jiwa yang mengungsi karena ketinggian genangan banjir di daerahnya mencapai 1 meter lebih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Wijonardi mengatakan di Kecamatan Jeruklegi, desa yang tergenangi banjir diantaranya Jeruklegi Wetan, Brebeg dan Prapagan. "Kecamatan Kawunganten, banjir menggenangi Desa Sarwadadi, Kalijeruk, Bojong dan Kubangkangkung," katanya di Cilacap, Sabtu (08/10/2022).

Kecamatan Sidareja banjir terjadi di Desa Sidareja, Kecamatan Gandrungmangu di Desa Wringharjo, Kecamatan Bantarsari di Desa Rawajaya, Kecamatan Kroya di Desa Gentasari. Kecamatan Maos di Desa Karangreja dan Klapagada. 'Untuk banjir di Kecamatan Kedungreja masih inventarisasi yang dilakukan petugas di lokasi daerah banjir," imbuhnya.

Sementar itu setelah melalui perbaikan rel kereta selama 12 jam lebih, jalur KA selatan yang ambles pada tiga titik antara Stasiun Kawungan - Jeruklegi, Cilacap akibat banjir sudah bisa dilalui kembali, Sabtu sore. Namun demikian upaya perbaikan jalur rel KA masih terus dilanjutkan hingga Sabtu malam.

"Hal itu terjadi dikarenakan begitu jalur KA itu dibuka kembali kecepatan KA yang melintas hanya 5 KM per jam. Padahal normal mencapai 40 KM perjam. Sehingga perbaikan jalur masih diteruskan, hingga jalur KA tersebut bisa dilalui KA dengan kecepatan mencapai 40 KM per jam," ujar Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro.

Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo yang melakukan pengecekan langsung di lokasi amblesnya jalur KA di Cilacap tersebut, membenarkan upaya perbaikan jalur berlanjut hingga malam. "Kecepatan KA di lokasi jalur ambles masih 5 KM per jam, sehingga terus ditingkatkan hingga 40 KM per jam," katanya. (Otu)

Kredit

Bagikan