LCYMM & Sardjito Eye Center Peringati World Sight Day

user
Agusigit 10 Oktober 2022, 14:15 WIB
untitled

Krjogja.com - Dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day 2022) Lions Club Yogyakarta Manggala Mataram bersama Sardjito Eye Center RSUP Dr. Sarjito, Departemen Ilmu Kesehatan Mata dan Departemen Kedokteran Keluarga Layanan Primer, FKKMK UGM, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia ( PERDAMI) DIY, mengadakan berbagai rangkaian acara.

Dimulai pada hari Jumat, 7 Oktober 2022 dengan Bincang Asik Pilihan Anda ( BAKPIA) dengan topik Kesadaran Kesehatan Mata pada Keluarga yang akan disampaikan oleh dr. Reny Setyowati Sp.M dan topik kedua oleh dr. Supanji, M.Kes.,Ph.D,Sp.M(K) dengan topik Waspada Retinopati Diabetika. Dilanjutkan pada hari Minggu,9 Oktober 2022, dilaksanakan kegiatan Jalan Sehat yang dilanjutkan dengan Pemeriksaan dan Pemberian Kacamata Gratis untuk anak anak usia sekolah dasar di sekolah sekitar kampus UGM dangan gangguan penglihatan.

Pada hari yang sama juga akan diadakan Pemeriksaan Kesehatan Mata dan Skrining RD untuk dosen-dosen UGM yang memiliki DM, ujar Sri Rahayu. S.KEP.Ns selaku Ketua Pelaksana dari LCYMM.

Presiden LCYMM , Astri Witarina Sumawinata, mengatakan ,Acara pemeriksaan dan pemberian kacamata Gratis ini juga merupakan salah satu program dari Lions Club International yaitu Vision. Acara yang dihadiri oleh Distrik Gubernur 307 B2 Indonesia Toni Suparman , dan para pejabat Lions Club dari Wilayah 3 serta member dari LCYMM berlangsung meriah. Selain menyediakan makanan sehat yang dibagikan untuk peserta yang juga merupakan kegiatan Hunger, diadakan juga hiburan berupa pembagian doorprize dengan Grandprize 2 buah dispenser dan 1 buah sepeda.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan kegiatan bakti sosial Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat Gedangsari, Gunung Kidul yang merupakan desa binaan FKKMK UGM.
Dengan kegiatan ini, harapannya masyarakat dapat memahami pentingnya kesehatan mata dan mulai menyayangi mata mereka dengan rutin memeriksakan mata, terutama mereka yang memiliki faktor resiko gangguan penglihatan.

Kredit

Bagikan