Bandar Judi Dadu, SS Terancam Penjara 10 Tahun

user
Tomi Sujatmiko 14 Oktober 2022, 14:55 WIB
untitled

Krjogja.com - PURBALINGGA - Saat kebanyakan pegiat judi tiarap menyusul peringatan keras Kapolri yang akan menindak perjudian konvensional maupun online, SS (58) nekad menggelar lapak judi dadu sekaligus jadi bandarnya. Walhasil, warga Desa Larangan Kecamatan Pengadegan Purbalingga itu berurusan dengan polisi.

"SS menggelar lapak judi dadu di dekat kandang kambing di desa Pandansari, Kecamatan Kejobong, Purbalingga pada Senin malam (26/9/2022)," tutur Wakapolres Purbalingga Kompol Pujiono melalui pesan singkat di whatsapp group (WAG), Jumat siang (14/10/2022).

Didampingi Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto Nyoto, Pujiono menambahkan, selain SS, polisi juga mengamankan empat pejudi dadu lainnya. Selain kelima tersangka, diamankan pula barang bukti berupa satu tempurung kelapa berwarna hitam kombinasi putih, satu tatakan dadu, tiga buah mata dadu, satu lembar banner bergambar angka dan mata dadu serta uang tunai Rp 1.340.000.

Polisi hanya menahan SS dan membebaskan empat pelaku judi lainnya. SS ditahan karena memenuhi pasal 303 KUHP jo Pasal 2 Undangan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian. Dengan pasal-pasal itu, SS terancam hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun dan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 25 Juta.

"Empat pemasang judi dadu tetap dilakukan proses sesuai dengan ketentuan. Saat ini masih dilakukan wajib lapor di Satreskrim Polres Purbalingga," ujar Pujiono. (Rus)

Kredit

Bagikan