Pemkab Sukoharjo Minta Pelaksana Proyek Perhatikan Waktu dan Cuaca

user
Ary B Prass 16 Oktober 2022, 23:57 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO  - Pemkab Sukoharjo meminta pada pelaksana pengerjaan proyek untuk memperhatikan waktu dan mempertimbangkan kondisi cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi disertai angin kencang untuk menyelesaikan pembangunan selesai sesuai kontrak kerja.

Hal ini dilakukan mengingat kondisi tinggal tersisa tiga bulan berjalan sebelum akhir tahun 2022. Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga diminta melakukan pemantauan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, Minggu (16/10/2022) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah melakukan evaluasi bersama terkait pelaksanaan proyek pembangunan daerah serta penggunaan anggaran. Pemkab Sukoharjo meminta kepada semua OPD untuk memperhatikan waktu pelaksanaan dan penyerapan dana kegiatan.

Beberapa proyek besar mendapat perhatian serius dari Pemkab Sukoharjo. Hal ini dilakukan mengingat hasil pembangunan sudah dinanti daerah dan penggunaanya menjadi fasilitas masyarakat.

"Ada beberapa proyek seperti pasar, jalan, jembatan, saluran atau drainase dan lainnya harus diperhatikan pihak pelaksana untuk menyelesaikan tepat waktu sesuai kontrak kerja," ujarnya.

Widodo mengatakan, Pemkab Sukoharjo meminta kepada pihak pelaksana proyek memperhatikan waktu. Sebab sisa waktu yang ada tinggal tiga bulan berjalan terhitung Oktober, November dan Desember 2022. Kontrak kerja harus diselesaikan hingga maksimal Desember 2022 mendatang.

Sisa waktu yang ada tiga bulan berjalan dihadapkan mencukupi kebutuhan pihak pelaksana. Sebab sejak awal proyek dikerjakan sudah dilaksanakan penandatanganan bersama perjanjian kontrak kerja.

Pemkab Sukoharjo meminta keseriusan pihak pelaksana proyek. Apabila dimungkinkan maka bisa dilakukan penambahan tenaga kerja dan jam kerja untuk mengejar ketinggalan pembangunan. Hal itu juga bisa dikoordinasikan lebih dahulu dengan melibatkan pihak OPD terkait.

Pelaksana proyek juga diminta mempertimbangkan kondisi cuaca ekstrem. Sebab sekarang sering turun hujan deras disertai angin kencang yang dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan pembangunan. Curah hujan yang tinggi juga dikhawatirkan bisa berdampak pada terjadinya bencana alam.

"Waktu tetap harus diperhatikan dan kondisi cuaca ekstrem juga wajib menjadi pertimbangan. Pembangunan tetap harus berjalan dan selesai sesuai kontrak kerja," lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo terus meminta laporan dari OPD terkait setiap pekan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan pembangunan. Dengan begitu maka kendala yang dihadapi bisa segera dicarikan solusi.

"Kami tetap optimis semua proyek yang direncanakan dan dikerjakan bisa diselesaikan semua sesuai kontrak kerja. Masyarakat juga bisa membantu pengawasan," lanjutnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Sukoharjo Iwan Setiyono, mengatakan, Disdagkop UKM Sukoharjo melakukan pemantauan sekaligus evaluasi pelaksanaan pembangunan Pasar Cuplik Sukoharjo setiap hari. Perkembangan hasil pembangunan dilihat secara langsung dengan melibatkan pihak terkait.

"Sampai saat ini pembangunan Pasar Cuplik Sukoharjo sudah sesuai progres perencanaan. Bahkan mampu melebihi perencanaan. Kami optimis bisa selesai sesuai jadwal," ujarnya.

Disdagkop UKM Sukoharjo belum menemukan kendala berarti dalam pelaksanaan pembangunan Pasar Cuplik. Namun demikian koordinasi dan komunikasi terus dilakukan untuk memastikan pembangunan setiap hari bisa berjalan lancar.

Pembangunan Pasar Cuplik di wilayah Kelurahan Bulakan, Kecamatan Sukoharjo resmi dimulai, Selasa (23/7). Pelaksanaan pembangunan menggunakan dana bersumber dari APBD Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah tahun 2022 dengan pagu anggaran Rp 2,6 miliar. Nilai harga perkiraan dilakukan oleh konsultan sebesar Rp 2,5 miliar. Dalam pelaksanaan lelang Rp 2,4 miliar.

Jangka waktu pembangunan selama 120 hari kalender atau 4 bulan dan selesai akhir kontrak pada 8 November tahun 2022. Pelaksanan pembangunan Pasar Cuplik membangun 215 los, satu kantor pengelola pasar, satu unit mushola, satu unit MCK dan pagar pembatas sisi utara pasar.

"Pembangunan Pasar Cuplik dimulai pada tahun 2022 ini untuk membangun los dulu. Sedangkan kios kami rencanakan pembangunannya pada tahun 2023 mendatang," lanjutnya. (Mam)

Kredit

Bagikan