Keren! Siswa SMK Institut Indonesia Kutoarjo Rakit Mobil Listrik

user
Agusigit 18 Oktober 2022, 12:25 WIB
untitled

Krjogja.com - PURWOREJO - SMK Institut Indonesia (II) Kutoarjo Kabupaten Purworejo berhasil merekrut mobil listrik. Mobil hasil karya guru dan siswa itu mampu melesat dengan kecepatan 50 kilometer per jam.

Mobil listrik bernama E-Mo itu dirakit sekolah dalam waktu satu tahun. Setelah jadi dan bisa mengaspal, kendaraan itu bahkan sempat dicoba oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM ketika mengunjungi sekolah itu, baru-baru ini.

Kepala SMK II Kutoarjo Amat Rosidi mengatakan, ide membuat mobil listrik berawal dari diskusi antarguru dan manajemen sekolah yang menginginkan dibuatnya satu produk unggulan. "Kemudian muncul gagasan untuk membuat mobil listrik, mengingat saat ini isu bahan bakar fosil yang semakin menipis, sehingga butuh alternatif energi lain untuk menggerakkan kendaraan," tuturnya kepada KRJOGJA.com, Selasa (18/10).

Kendaraan itu dibangun dengan melibatkan guru dan siswa jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Permesinan, Teknik Komputer Jaringan, Teknik Mekanik Industri, dan Teknik Sepeda Motor. Adapun proses pekerjaannya, katanya, membutuhkan waktu satu tahun karena dilakukan di sela waktu pembelajaran di sekolah.

Keberadaan mobil E-Mo, katanya, menjadi kebangaan bagi sekolah. "Hal ini membuktikan bahwa SMK bukan hanya pencetak tenaga kerja tapi juga bisa meluluskan generasi pencipta produk maupun lapangan kerja," ungkapnya.

Pengampu Tim Mobil Listrik SMK II Kutoarjo Shinta Kusumastuti menambahkan, kendaran itu akan terus dikembangkan oleh sekolah. Pengembangan akan difokuskan pada sektor baterai, penambahan panel surya, dan komponen kendaraan lainnya.

E-Mo memiliki dimensi menyerupai city car

dengan body

kecil dan ringkas. Kendaraan itu mampu mengangkut dua orang di dalam kabin. "Untuk kecepatan dulu waktu tanpa sasis bisa 80 km/jam, tapi sekarang dengan sasis dan bodi sekitar 50 km/jam. Untuk baterai Lithium, diisi tiga jam sudah penuh," terangnya.

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM mengemukakan, pemkab mengapresiasi keberhasilan guru dan siswa SMK II Kutoarjo membuat mobil listrik. Menurutnya, listrik saat ini menjadi energi terbarukan yang sedang marak dikembangkan untuk menggerakkan kendaraan. "Subsidi BBM mulai dikurangi dan teknologi listrik kini mulai jadi pilihan. Tentunya, ini adalah peluang besar bagi generasi muda Purworejo untuk bisa berkiprah di era teknologi," ungkapnya.

Pendidikan vokasi, katanya, juga tidak boleh lepas dari digitalisasi. "Siswa harus dididik untuk ramah dengan perkembangan teknologi, karena sekarang sudah menjadi kebutuhan. Maka agar siap menjawab tantangan, siswa harus rajin belajar dan mengembangkan diri," tandasnya.(Jas)

Kredit

Bagikan