BPBD Temanggung Beri Pelatihan Kebencanaan Bagi Siswa

user
Ivan Aditya 13 November 2022, 04:37 WIB
untitled

Krjogja.com - TEMANGGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung menggelar bulan layanan khusus untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Temanggung ke 188. Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung Toifur Hadi mengatakan ada tiga layanan yang diberikan BPBD pada bulan layanan khusus yang digelar selama November 2022.

"Kami berusaha melayani masyarakat, dengan kuantitas dan kualitas layanan yang terbaik," kata Toifur Hadi, Sabtu (12/11/2022).

Ia mengatakan ada tiga layanan pada bulan layanan khusus di BPBD. Yang pertama BPBD Kabupaten Temanggung menggelar layanan 'Ngopi bareng tamu yang berkunjung'. "Tiap Jumat ada layanan ngopi bareng tamu, Kopi yang disajikan adalah kopi terbaik dari Temanggung," katanya.

Ia mengatakan BPBD turut terlibat mempromosikan kopi lokal Temanggung. Mengingat Temanggung sebagai kabupaten penghasil kopi terbaik di dunia. Dengan semakin terkenal kopi Temanggung akan berpengaruh pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan dari petani.

Dikatakan layanan lainnya adalah pemberian hadiah berupa masker medis sebanyak satu boks pada tamu yang berkunjung ke kantor BPBD. Pemberian masker medis ini khusus bagi tamu yang berkunjung ke BPBD pada hari Senin dan Kamis.

Layanan lainnya pada bulan layanan khusus adalah sosialisasi atau menggelar pelatihan kebencanaan pada siswa di SMP Negeri 1, 2, 3, 4, 5 dan 6. Ia mengatakan beberapa titik atau daerah di Kabupaten Temanggung menjadi daerah rawan bencana alam. Bencana tersebut seperti banjir, longsor dan angin kencang. Sehingga warga di daerah tersebut yang memahami jika akan terjadi bencana atau yang dapat mengedukasi warga lain akan bencana. "Fungsinya untuk menghindari adanya korban atau meminimalisir kerugian," kata dia.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Temanggung Badrun Mustofa mengatakan layanan dari BPBD hendaknya tidak hanya saat memperingati HUT Temanggung, tetapi juga pada bulan-bulan lain. "Sosialisasi juga tematik, yakni sesuai dengan kebutuhan warga setempat," katanya.

Dikemukakan DPRD terlibat dalam sosialisasi pada warga untuk mengenal bencana dan penanganannya. Selain itu sosialisasi juga pada anak sekolah, agar siswa menjadi relawan dalam kebencanaan dan cinta lingkungan sebagai upaya mencegah terjadinya bencana alam. (Osy)

Kredit

Bagikan