JFFE 2022, Membangun Ekosistem dan Perkuat Festival Jadi Aset Budaya

user
Danar W 14 November 2022, 20:29 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Dinas Pariwisata DIY mendukung penuh pelaksanaan Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) 2022 yang akan kembali hadir di pada tanggal 24-25 November 2022 di Pendopo Royal Ambarrukmo. Even tersebut diadakan sebagai ruang temu antara festival dan pemangku kepentingan, baik dari dalam maupun luar DIY. Semua itu dilakukan dengan semangat untuk bersama membangun ekosistem festival agar memperkuat kedudukan festival sebagai aset budaya dan ekonomi kreatif Indonesia di Yogyakarta.

"Tahun ini, JFFE akan menarik fokus kembali ke penguatan pondasi regional festival di DIY, dengan didukung oleh Ambarrukmo Group. JFFE 2022 diadakan oleh Jogja Festivals, sebuah platform strategis festival di DIY yang diinisiasi oleh 15 festival kelahiran Yogyakarta pada 2014 dan disahkan pada 9 Maret 2017. Hingga saat ini Jogja Festivals telah menjadi wadah bagi lebih dari 72 festival, baik yang diinisiasi secara organik oleh pelaku kreatif, maupun yang didorong oleh pemerintah daerah," kata ‎Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, SH MEd di Yogyakarta, Senin (14/11/2022).

Singgih mengatakan,‎ setelah beberapa tahun terakhir terfokus pada penguatan jejaring di tingkat Asia Tenggara. JFFE pada tahun keempatnya akan berusaha untuk mulai mengimplementasikan poin-poin penting yang didapatkannya selama ini pada tingkat regional. JFFE 2022 menjadi wadah bagi para festival untuk mempersiapkan dirinya baik dari dalam maupun luar DIY, dengan program edukasi serta peningkatan jejaring. Demi untuk menciptakan ekosistem festival yang berkelanjutan.

“JFFE ini merupakan event yang sangat kreatif untuk menghubungkan pelaku antar festival, ini juga menjadi bagian penting untuk membangun ekosistem festival yang ada di Yogyakarta. Karena di setiap festival tentu banyak pihak berkepentingan yang perlu dipertemukan, untuk kolaborasi pelaku ekonomi kreatif dan tentunya akan mendukung sektor pariwisata di Yogyakarta," terang Singgih Raharjo‎.

Direktur Ambarrukmo Group Haris Susanto menyatakan, ‎JFFE selalu menjadi suatu hal yang saya nanti-nanti setiap tahun. Karena penyelenggaraan JFFE tidak hanya memberikan sebuah experience expo biasa. Tetapi juga memberikan banyak insight serta menjadi melting pot bagi semua stakeholder ekonomi kreatif di Yogyakarta. Dengan bergabung di JFFE Ambarrukmo Group telah mendapatkan banyak kesempatan untuk memperdalam Operational Value dalam bisnis, memperluas Product Experiences bagi para tamu, dan menjalin hubungan yang kuat dengan para stakeholder di Yogyakarta.

"JFFE nyatanya bisa membawakan banyak positive impact bagi para stakeholders. Semua itu yang memperkuat alasan kami untuk berpartisipasi dan berkontribusi setiap tahunnya di dalam JFFE," kata Haris.

Ketua Jogja Festivals Heri Pemad‎ menambahkan, seni dan laku budaya sudah menjadi kebutuhan warga Yogya, dimana perwujudannya dalam bentuk perayaan kebersamaan yang disebut festival. Festival inilah yg menjadi katalisator untuk ekonomi kreatif, dan menjadikannya sebagai pilar utama dalam kemajuan perekonomian Yogya.

"Jogja Festivals melalui programnya JFFE ini akan membuka peluang anda untuk bersinergi dan berkolaborasi. Terutama dalam laku seni ekonomi yang berdampak dan berkelanjutan," jelasnya.‎ (Ria)

Kredit

Bagikan