Seni Musik Kolintang Sulut Ingin Diakui UNESCO

user
Tomi Sujatmiko 18 November 2022, 07:37 WIB
untitled

Krjogja.com - SALATIGA- Seni musik kolintang asal Sulawesi Utara (Sulut) berusaha untuk bisa diakui oleh United Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai warisan budaya dunia.

Demikian hal ini ditegaskan Ketua Umum DPP Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Penny Iriana Marsetio saat berada di Salatiga, Rabu (17/11/2022).

"Saat ini kami sedang berusaha keras untuk bisa membawa musik seni musik kolintang ini bisa diakui dunia melalui lembaga UNESCO. Untuk itu kami berharap adanya dukungan dari pemerintah dalam membawa kolintang ke tingkat dunia,” tandas Penny Iriana Marsetio kepada para wartawan.

Para tokoh sekaligus maestro dan pelatih kolintang nasional berkumpul di Salatiga untuk sosialisasi ‘Kolintang Goes to UNESCO’ dan memberikan penghargaan kepada maestro kolintang warga asal Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Petrus Kaseke yang selama puluhan tahun sudah tinggal dan beliau sudah meninggal di Salatiga.

Petrus Kaseke menurut Penny, adalah tokoh yang mengembangkan seni dan budaya kolintang ke tanah jawa dan telah melahirkan seniman kolintang, perajin alat musik kolintang dan karya lainnya yang telah merambah ke beberapa daerah.

Untuk itu DPP PINKAN dan seluruh pelatih kolintang memberikan penghargaan kepada Petrus Kaseke sekaligus akan menyusuri alat-alat kolintang yang telah dibuat Petrus Kaseke bisa menjadi bahan bagi DPP yang akan mengusulkan Petrus Kaseke ini sebagai Pahlawan Nasional dalam Bidang Budaya.

“DPP PINKAN segera mengusulkan Petrus Kaseke sebagai pahlawan nasional bidang budaya khususnya seni musik kolintang ini,” kata Penny, Kamis (17/11/2022).

Ketua Persatuan Ikatan Pelatih Kolintang Nasional, Jody Aray mengatakan menjadi garda terdepan dalam memajukan seni musik kolintang. “Kami berharap musik Kolintang ini bisa terdaftar di UNESCO,” katanya. (Sus)

Kredit

Bagikan