Longsor Nyaris Putus Jalan Penghubung Banyumas - Brebes

user
Ivan Aditya 19 November 2022, 13:59 WIB
untitled

Krjogja.com - BANYUMAS - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Banyumas, Jumat (18/11/2022) sore menyebabkan bencana tanah longsor dan banjir luapan di 21 titik di Kecamatan Gumelar dan Pekuncen, Banyumas. Tanah longsor juga menyebabkan jalan penghubung Kabupaten Banyumas - Brebes nyaris terputus akibat tertimbun tanah longsor dan ambles.

Longsoran jalan itu terjadi di jalan penghubung antara Desa Samudra Kecamatan Gumelar dengan Desa Winduaji Kecamatan Winduaji Kabupaten Brebes. Setidaknya ada dua titik longsor di jalur tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Budi Nugroho, Sabtu (19/11/2022) menjelaskan hujan deras yang mengguyur wilayah Banyumas, Jumat (18/11/2022) sore mengakibatkan bencana tanah longsor dan banjir di dua kecamatan setidaknya ada 21 titik.

"Untuk bencana banjir luapan ada 7 titik terjadi di Kecamatan Pekuncen ada empat titik yakni di Desa Legok, Krajan, Cikawung, dan Banjaanyar. Kemudian di Kecamatan Gumelar ada tiga titik di Desa Gumelar dan Samudra," kata Budi.

Selain banjir luapan sungai juga ada bencana tanah longsor yang menutup jalan penghubung antar desa dan kecamatan. Bencana tanah longsor terjadi di 14 titik Kecamatan Gumelar, dan Pekuncen. Di Kecamatan Pekuncen longsor terjadi di Desa Karangmiri dan Banjaranyar. Sedang di Kecamatan Gumelar terjadi di Desa Gumelar, dan Samudra.

Bencana banjir di Gumelar menyebabkan dua rumah warga milik Sukarman dan Rustam hanyut terbawa arus Sungai Tajum. Meski tidak ada korban jiwa, namun bencana alam ini menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah, belum termasuk jalan fasilitas umum yang rusak.

Hingga saat ini BPBD Banyumas dengan dinas terkait masih melakukan assesment, dan mengerahkan alat berat untuk menyingkirkan tanah dan menimbun tanah yang ambles.(Dri)

Kredit

Bagikan