LP Sragen Bentuk Tim Buser Kejar 5 Napi Kabur

user
Agusigit 25 November 2022, 12:32 WIB
untitled

 
SRAGEN - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Sragen terus memburu lima narapidana atau napi yang kabur beberapa waktu lalu. Sebanyak delapan tim buru sergap (Buser) telah dibentuk untuk melakukan pengejaran meski sejauh ini belum membuahkan hasil.
 
Tim buser yang dibentuk juga belum bisa melacak dan menangkap keberadaan kelima napi yang kabut. Lima napi yang diburu masing-masing Munaris Bin Samino, asal Dukuh Plosorejo RT 01/03, Desa Jeruk Sawit Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar dan Zubairi Bin Nisan, warga Kampung Kliteh RT 02/05 Kelurahan Sragen Tengah, Sragen. 
 
Kemudian gembong pencurian, Slamet Agus Pudiyastanto asal Dukuh Bulak RT 9, Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Sragen; Agus Suparmin Bin Maryoko, napi kasus narkoba asal Dukuh Singget RT 02/11, Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo, Karanganyar; dan terakhir Wahyu Kartiko, napi kasus pencurian asal Dukuh Karanggaleng RT 14, Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen. "Sampai hari ini, Jumat (24/11/2022), laporan dari tim memang belum ada yang tertangkap. Tim Buser masih terus melakukan pengejaran dan menyebar bersama tim Polres Sragen," ujar Plt Kalapas Sragen, Budi Yuliarno, Jumat (25/11/2022).
 
Budi menjelaskan, delapan tim Buser yang dibentuk beranggotakan satu hingga dua personel setiap tim. Mereka sudah diterjunkan sejak hari pertama kejadian kaburnya napi. Delapan tim Buser dikerahkan nonstop 24 jam. Beberapa titik yang diduga menjadi pelarian, sudah dilakukan penyisiran.
 
Namun hingga kini, jejak kelima napi belum bisa terdeteksi. Meski demikian, upaya pengejaran masih akan terus dilakukan sampai bisa menangkap para napi yang kabur. "Kita juga lacak ke orang-orang terdekat mereka. Kita masih lakukan pendekatan, doakan mudah-mudahan segera terungkap dan tertangkap,” urainya.
 
Sebelumnya, kelima napi itu diketahui kabur dengan menjebol tembok pada Senin (21/11/2022) dinihari sekitar pukul 01.55 WIB. Mereka diduga kabur dengan menjebol dan memanjat tembok bagian timur Lapas yang bersebelahan langsung dengan jalan umum. (Sam)

Kredit

Bagikan