Dengan Mesin Pemipih, Produksi Emping Melinjo Sumberadi Meningkat Pesat

user
Ivan Aditya 26 November 2022, 13:11 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Emping melinjo merupakan salah satu produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Namun umumnya usaha tersebut masih dijalankan secara tradisional dan konvensional.

Seperti dituturkan Mujazilah, seorang perajin emping di Sumberadi, yang mengakui, perajin emping membutuhkan pendampingan dan inovasi teknologi untuk pemecahan masalah, khususnya terkait proses produksi.

"Kami dalam membuat emping melinjo masih mengandalkan tenaga manusia. Mulai dari penyangraian, pemipihan hingga pengeringan. Padahal emping yang kami produksi memiliki keunikan dibandingkan emping melinjo umumnya, yaitu berdiameter 10-12 cm dan menggunakan bahan baku melinjo sebanyak 15-18 biji, sehingga proses pemipihannya membutuhkan waktu 3 menit perlembar emping," ujar Mujazilah.

Melihat permasalahan tersebut, sebagai salah satu bentuk Tridharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) IST AKPRIND Yogyakarta yang dibiayai Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek berupaya memecahkan permasalahan yang dihadapi perajin emping melinjo di Sumberadi, Mlati.

Tim PKM-PI yang terdiri empat mahasiswa yaitu Aris Budi Mulyono, Nur Adinda Guswantoro, Adinda Arum Tirta Melati, dan Shefina Herawati, di bawah bimbingan dosen Eka Sulistyaningsih SSi MSc, berupaya membantu menyelesaikan permasalahan produksi dengan membuat mesin pemipih emping melinjo.

"Kegiatan ini mengangkat judul Mesin Pemipih Emping Mlinjo dengan Sistem Pengepresan untuk Mengoptimalkan Produksi Home Industry Emping Melinjo di Sumberadi, Mlati, Sleman," kata Eka Sulistyaningsih, Sabtu (26/11/2022).

Menurut Eka, mesin pemipih ini dalam 10 detik dan sekali proses mampu menghasilkan 3 lembar emping. Selain meningkatkan kapasitas produksi, juga menjadikan kerja mitra lebih ergonomis. "Jadi lebih produktif, efisien, sekaligus ergonomis," tandasnya.

Mesin tersebut telah diserahkan Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat IST AKPRIND Beny Firman ST MEng kepada salah satu perajin emping Mujazilah baru-baru ini, disaksikan Kepala Pusat Pengembangan Inovasi dan Teknologi Tepat Guna Satriawan Dini Hariyanto ST MEng, Pj Ketua Jurusan Teknik Industri Andrean Emaputra ST MSc, Pj Kajur Teknik Mesin Dr Hadi Saputra ST MEng, serta Kajur Teknologi Mesin I Gusti Gde Badrawada ST MEng.

Tim PKM-PI juga telah lolos ke PIMNAS ke-35 di Universitas Muhammadiyah Malang, 30 November-4 Desember 2022.

Panewu Anom Mlati Wawan Hariawan SIP MSi mengapresiasi Tim PKM-PI IST AKPRIND dan berharap mesin pemipih emping ini bermanfaat bagi perajin emping khususnya di Dusun Jumeneng Kidul, dan kerja sama semacam ini terus terjalin baik. (San)

Kredit

Bagikan