Pemantauan Harga Pokok Jelang Nataru Hingga Pasar Tradisional

user
Ivan Aditya 26 November 2022, 14:30 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO - Menjelang Natal dan tahun baru (nataru) stok dan harga kebutuhan pokok dipantau ketat mengantisipasi masalah muncul seperti keterbatasan barang dan kenaikan harga. Kondisi tersebut rawan terjadi karena faktor cuaca dan tingginya permintaan masyarakat. Pemantauan dilakukan di pasar tradisional dan distributor termasuk jalur perdagangan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Sukoharjo Iwan Setiyono, Sabtu (26/11/2022) mengatakan, pemantauan rutin kebutuhan pokok masyarakat masih terus dilakukan. Namun kegiatan lagi ini lebih diperketat disemua pasar tradisional yang dikelola Pemkab Sukoharjo maupun pasar desa milik pemerintah desa. Sasaran pemantauan berupa barang kebutuhan pokok baik pangan maupun non pangan.

Untuk barang kebutuhan pokok pangan di pasar tradisional diketahui masih aman. Stok melimpah dan harga stabil. Perubahan harga terjadi secara fluktuatif karena beberapa penyebab seperti cuaca dan barang bahan baku impor.

"Misal untuk kedelai sebagai bahan baku produksi tahu dan tempe masih impor dan ada kenaikan. Ini berimbas pada harga tahu dan tempe. Sedangkan barang pokok pangan lainnya bersumber lokal fluktuatif, namun mayoritas harga stabil," ujarnya.

Disdagkop UKM Sukoharjo mengantisipasi kenaikan harga barang pokok pangan karena pengaruh cuaca. Sebab kondisi sekarang sering hujan deras dan angin kencang. Dampaknya sudah terjadi dibeberapa daerah ada bencana alam.

Iwan menjelaskan, kemungkinan masalah yang bisa muncul salah satunya terkait jalur distribusi atau pengiriman barang. Sebab dibeberapa daerah terjadi bencana alam seperti banjir sehingga memperlambat transportasi dari daerah asal ke tempat tujuan. Barang tersebut juga memiliki risiko kerusakan apabila tidak segera sampai ke pedagang.

Terkait hal ini Disdagkop UKM Sukoharjo sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak terkait lainnya. Sebab transportasi pengangkut barang kebutuhan pokok masyarakat mendapat prioritas melintas. (Mam)

Kredit

Bagikan