Mengenal Pedak Sebagai Kampung Tempe

user
Agusigit 29 November 2022, 12:53 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Festival kampung tempe digelar di Padukuhan Pedak Kalurahan Trimurti Kapanewon Pandak Kabupaten Bantul. Program tersebut berjalan diprakarsai mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) AMPTA Yogyakarta berkolaborasi dengan Karang Taruna Hasta Citra Murti, Condong Lestari dan Bintang Timur. Program tersebut sekaligus mendongkrak nilai tawar produk tempe yang berkembang di masyarakat.

Koordinator Festival Tempe Nur Dina Camelia, Selasa (29/11) mengatakan, digelarnya festival didasari pada saat mahasiswa melakukan pengenalan lingkungan di Padukuhan Pedak. Sejumlah potensi ekonomi berbasis masyarakat di kawasan tersebut sangat berpeluang digali dan dikembangkan lagi.

"Adanya beberapa UKM produksi tempe dengan beragam variannya, tidak hanya tempe kedelai saja. Tetapi ada beberapa jenis tempe di Padukuhan Pedak yakni tempe koro, tempe usar dan tempe benguk. Hal tersebut merupakan potensi ekonomi yang punya prospek cerah," ujar Dina.

Dijelaskan, dalam festival itu, semua tempe diolah secara spontanitas atau biasa disebut “live cooking”. Peserta mengolah tempe jadi seperti gorengan umumnya, digoreng biasa. Bahkan ada warga peserta festival mengolah tempe benguk menjadi bentuk besengek. Selain adanya live cooking, juga dimeriahkan pentas kesenian Gejog Lesung dari KWT Subur Makmur, Surprise Band dan juga AMPTA Luxury Club untuk menyempurnakan acara festival kampung tempe.

"Kami berharap dari ajang tersebut, masyarakat khususnya masyarakat di Padukuhan Pedak paham betul bahwa tempe juga bisa menjadi salah satu potensi ekonomi yang sanggup meningkatkan nilai Padukuhan Pedak dimata masyarakat luar. Selain itu secara tidak langsung dapat mengangkat ekonomi masyarakat. (Roy)

Kredit

Bagikan