Rakornas Ganas Annar Cetuskan Deklarasi Jihad Melawan Narkoba

user
Tomi Sujatmiko 29 November 2022, 20:51 WIB
untitled

Krjogja.com - SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerakan Nasional Antinarkoba (Ganas Annar) Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Rakornas ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Bersama Jihad Melawan Narkoba yang sebelumnya dibacakan oleh Ketua PW Ganas Annar MUI Jateng, Dr KH Multazam Ahmad, di Hotel Metro Park View Semarang, Selasa, 29 November 2022.

Rakornas yang akan berlangsung hingga Rabu 30 November 2022 ini, menurut Ketua Ganas Annar MUI Pusat, Dr Hj Titik Haryati MPd merupakan Rakornas istimewa, karena baru pertama kali dilaksanakan.

Sebelum membuka Rakornas, Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan, pihaknya menunggu hasil Rakornas Ganas Annar yang dilaksanakan di Jawa Tengah agar lebih jelas dan tegas.

“Saya pernah ditemui Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso (2015-2018), untuk menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo agar menegaskan bahwa narkoba adalah musuh negara,” kata dia.

Dengan demikian, lanjut Ganjar, TNI akan ikut melakukan penindakan. Jika tentara ikut, maka tidak ada cara lain kecuali menembak.

“Oleh karenanya, saya menunggu dan pemerintah pun juga tentu menunggu hasil dari Rakornas Ganas Annar itu apa. Apakah sama seperti idenya Pak Buwas? Saya tunggu,'' kata Ganjar dalam sambutannya.

Dia menyebutkan, bisnis narkoba cukup menggiurkan. Orang yang mendapat amanah menangani masalah narkoba tentu mempunyai tantangan dan godaan yang berat.

Yang mendapatkan keuntungan hanya segelintir orang, tetapi yang rusak, pikirannya tergangu, jutaan orang, terutama anak-anak.

“Sangat memprihatinkan. Laporan terbaru dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyebutkan, kemungkinan 62 persen pengguna narkoba melibatkan anak-anak, 47 persen pemakai dan 31 persen sebagai pengedar. Ini cukup memprihatinkan,” ungkap Ganjar. (isi)

Kredit

Bagikan