Bantu Korban Gempa Cianjur, IDI Cabang Boyolali Salurkan Donasi dan Siapkan SDM

user
Ivan Aditya 30 November 2022, 10:48 WIB
untitled

Krjogja.com - BOYOLALI - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai menyalurkan donasi untuk membantu korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat. Dana yang telah terkumpul mencapai lebih dari Rp 41 juta.

"Alhamdulillah untuk IDI Cabang Boyolali hari ini bisa mengumpulkan dana Rp 41.500.189. Lha ini memang dana kita serahkan ke IDI Wilayah Jawa Tengah, karena memang instruksi untuk IDI Wilayah Jawa Tengah atau IDI Cabang Jawa Tengah dipusatkan di IDI Wilayah," ujar Ketua IDI Cabang Kabupaten Boyolali, Didik Suprapto, Selasa (29/11/2022) kemarin.

Didik menjelaskan donasi yang sudah terkumpul selanjutnya akan disalurkan ke korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat pada Rabu (30/11/2022). Pihaknya memastikan donasi akan tepat sasaran.

"Yang jelas untuk ini (donasi) sementara ini (uang) dan kedepan kita menunggu instruksi dari IDI Wilayah. Kaitannya donasi kita tetap terus buka, cuma dalam arti untuk kaitannya nanti harus uang harus apa memang kita menunggu instruksi dari IDI Wilayah Jawa Tengah, karena ini jangka panjang dan SDM juga sudah kita siapkan," jelasnya.

Terkait tenaga medis, Didik mengatakan, tenaga medis yang ada di Cianjur sampai saat ini sudah cukup. Hal itu telah diatur oleh Pengurus Besar IDI dan IDI Wilayah Jawa Barat. Namun untuk IDI Wilayah Jawa Tengah juga sudah memberangkatkan sejak hari kedua.

"Lha kita dari (IDI) Cabang memang diinstruksikan gak usah langsung ke sana tetapi kita menunggu instruksi dari IDI Wilayah, nanti yang dibutuhkan dokter apa dan lain sebagainya itu nanti kita koordinasi dan itu setiap hari kita intens koordinasi," kata dia.

Anton Christanto wakil IDI Cabang Boyolali mengatakan, dipilihnya bantuan bentuk uang tersebut untuk menyesuaikan kebutuhan para korban bencana gempa bumi di Cianjur. Sebab, bantuan berupa barang sudah cukup banyak.
“Kalau bentuk uang itu sifatnya fleksibel, disana butuhnya apa, kemudian IDI tinggal membelanjakan saja. Tujuan kita agar bantuan terhadap para pengungsi tersebut bisa tepat sasaran,”katanya.

Anton mengatakan, ada sekitar 65 ribu pengungsi, kemudian korban luka luka dan sedang dalam penanganan tim medis sebanyak 2000 an jiwa. Sedangkan yang mengalami luka berat sekitar 500 an orang, sementara korban dalam pencarian sekitar 240 an jiwa belum ditemukan.

“Kalau yang meninggal data terakhir sekitar 272 orang, data data tersebut yang sudah terupdate di IDI. Sementara lokasi pengungsian yang belum tersentuh bantuan setiap harinya berbeda beda,jadi kami menunggu instruksi apabila diperlukan kami siap,”jelas dia.

Ia berharap, dengan adanya donasi ini dapat meringankan beban mereka yang terkena musibah gempa bumi.
“Ya, donasi ini bisa dikatakan berkelanjutan, kita menyesuaikan kebutuhan pos pos yang sudah terbentuk disana. Misalkan ada gempa susulan atau gimana, bisa jadi nanti ada tahapnya, donasi kedua ketiga dan seterusnya,”tandasnya.

Ketua Seksi Pengabdian Masyarakat dan Tanggap Bencana IDI Cabang Kabupaten Boyolali, Nurdin Aji Iskandar, menambahkan, terkait penanganan kebencanaan, IDI Cabang Boyolali telah berpengalaman. Pihaknya juga telah menyiapkan SDM yaitu Budiyanto, Herpringga Lara Sakti, Indah Nur Fitria, Caleria Ajeng Givita, Ryananda Wicaksana yang siap sewaktu-waktu diberangkatkan ke Cianjur.

"Yang kita siapkan yang paling dibutuhkan saat ini adalah dokter ahli bedah tulang, dokter ahli penyakit dalam, dokter ahli paru, dokter ahli jiwa, dokter ahli anak, dan beberapa dokter umum yang sudah kita siapkan. Terkait jumlahnya kita nunggu instruksi dari PB IDI mengenai kebutuhan dokter ahli dan tenaga kesehatan yang dibutuhkan itu apa saja, hal ini supaya kita lebih tepat sasaran,"pungkasnya. (R-3)

Kredit

Bagikan