Beasiswa, Baznas Kulonprogo Salurkan Rp 1,2 M

user
Tomi Sujatmiko 01 Desember 2022, 11:06 WIB
untitled

Krjogja.com - WATES - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulonprogo menyalurkan Rp 1,2 Miliar untuk Beasiswa Baznas Kulonprogo (SiabazKu) SD dan SMP serta Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT).

Penyerahan dilakukan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan (Asda 1) Setda Kulonprogo Drs Jazil Ambar Was'an dan Ketua Baznas H Alfanuha Yushida MPMat secara simbolis, bersamaan Khataman Alquran Siswa SD/MI, di Gedung Kesenian Wates Rabu (30/11/2022).

Dikatakan Ketua Baznas Kabupaten Kulonprogo H Alfanuha Yushida MPMat, dana sebesar Rp 1.286.730.000 diantaranya adalah untuk SiabazKu SD 1500 siswa dan SMP 432 siswa, 184 orang GTT/PTT APBD TK, 516 orang GTT/PTT SD, 73 GTT/PTT SMP, serta khataman.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo Arif Prastowo SSos MSi menuturkan, selain pemberian beasiswa dari Baznas, juga dilaksanakan Khataman Alquran Siswa SD/MI dalam rangka Ketuntasan Ekstrakurikuler Wajib Keagamaan. "Dan untuk tahun 2022 ini, jumlah seluruh peserta yang dinyatakan tuntas religius, sebanyak 3.632 siswa; 121% dari target 3.000 siswa," ujar Arif.

Arif Prastowo mengingatkan para siswa yang telah dinyatakan Tuntas Religius tahun 2022, ini bukan merupakan akhir dari segala proses pembangunan karakternya, tetapi ini adalah sebagai modal untuk semakin meningkatkan kualitas diri dan menjaga nilai jati diri pelajar Kulonprogo yang berkarakter religius.

Asda 1 Setda Kulonprogo Jazil Ambar Was'an mewakili bupati menyatakan, adanya Kegiatan Ketuntasan Ekstrakurikuler Wajib Keagamaan Tahun 2022 di lingkungan SD/MI ini, optimis generasi penerus nantinya akan menjadi generasi emas, generasi santun dan selalu memegang kaidah agama untuk kemajuan diri sendiri, agama, bangsa dan negara.

"Kita jangan kalah dengan ilmu dan teknologi yang sangat dinamis, tetapi mari taklukkan ilmu dan teknologi tersebut menjadi bagian dari kehidupan kita, dengan selalu menyaring mana yang baik dan mana yang buruk sesuai dengan ajaran agama kita. Maka sebagai generasi penerus, harus lebih arif dan bijaksana dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi saat ini," kata Ambar. (Wid)

Kredit

Bagikan