Pamong Kalurahan se-Sleman Deklarasi Netralitas dalam Pemilu 2024

user
Danar W 01 Desember 2022, 08:10 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN - Pamong Kalurahan se-Kabupaten Sleman mendekarasikan netralitasnya dalam Pemilu 2024. Deklarasi diadakan di Balai Desa Condongcatur Depok Sleman, Rabu (30/11/2022) dihadiri perwakilan pengurus paguyuban Pamong Kalurahan mulai Lurah, Carik, Pangripta, Danarta, Jagabaya, Ulu Ulu, Kamituwa dan Dukuh.

Dalam deklarasi itu, para Pamong Kalurahan menyatakan, mendukung tetap tegaknya NKRI yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Mendukung suksesnya Pemilu Serentak tahun 2024 demi terwujudnya sistem pemerintahan yang efektif berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menjaga netralitas dan profesionalitas Pamong Kalurahan dalam menyalurkan hak dan kewajiban politiknya secara bertanggung jawab. Bersinergi dengan Polri dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Sleman.

Selain dekarasi, Paguyuban Dukuh Kabupaten Sleman 'Cokro Pamungkas' berkolaborasi dengan Polda DIY mengadakan sarasehan tentang Pemilu 2024. Sarasehan menghadirkan narasumber dari Binmas Polresta Sleman, Kesbangpol Sleman dan Bawaslu Sleman.

Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji sebagai tuan rumah sangat mengapresiasi deklarasi dan sarasehan yang membahas soal netralitas Pamong Kalurahan dalam Pemilu 2024. "Setelah mendapatkan pengarahan dari narasumber, diharapkan Pamong Kalurahan betul-betul bisa netral dalam Pemilu 2024, dan menjalankan hak dan kewajibannya sesuai aturan yang ada," katanya.

Sementara itu Sukarjo selaku Wakil Ketua Paguyuban Dukuh 'Cokro Pamungkas' mengatakan, pilihan masyarakat dalam Pemilu 2024 sangat berbeda-beda. Sebagai Pamong musti bisa 'momong' seluruh potensi yang ada di masyarakatnya. "Ya kalau sudah menyinggung soal pilihan atau dukung mendukung calon atau partai politik, Pamong harus membatasi diri dan harus netral," katanya.

Oleh karena itu, sarasehan ini sangat penting bagi Pamong Kalurahan termasuk di dalamnya dukuh, supaya tahu batasan-batasan hak dan kewajibannya terkait dengan Pemilu 2024. Dengan demikian Pamong Kalurahan bisa bersikap netral, sehingga tidak muncul kecemburuan sosial. "Semua pihak harus diayomi, makanya Pamong harus netral," pungkasnya. (Dev)

Kredit

Bagikan