Etik Suryani Minta Rumah Warga Terdampak Abrasi Bengawan Solo Ditangani

user
Ivan Aditya 01 Desember 2022, 21:32 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO - Sekitar empat rumah warga di Desa Pojok Kecamatan Tawangsari terancam longsor dan hanyut akibat abrasi Sungai Bengawan Solo. Akibat kejadian tersebut warga memilih meninggalkan rumah dan terpaksa tinggal ketempat aman lainnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani usai mendapat informasi tersebut langsung melakukan tinjauan mendatangi lokasi. Penanganan sepenuhnya menjadi kewenangan Balai Besar Sungai Bengawan Solo (BBWSBS).

Kepala Desa Pojok Kecamatan Tawangsari Tukiman, Kamis (01/12/2022) mengatakan, ada sekitar empat rumah warga terancam abrasi Sungai Bengawan Solo. Kondisi terparah dialami satu rumah milik Sarjono.

Abrasi Sungai Bengawan Solo membuat tanah bagian bawah rumah tergerus. Bahkan salah satu pemilik rumah Sarjono sangat mengkhawatirkan karena membentuk seperti goa dan rawan hanyut.

Akibat kejadian tersebut pemilik rumah Sarjono memilih meninggalkan rumah sejak Sabtu lalu dan pindah ke rumah orangtuanya. Upaya penyelamatan rumah sudah dilakukan dengan pembongkaran bersama warga dan relawan. "Kondisi abrasi semakin parah dan sudah kami laporkan ke BBWSBS selaku pemilik kewenangan Sungai Bengawan Solo," ujarnya.

Pemkab Sukoharjo mendesak kepada BBWSBS untuk segera bertindak melakukan penanganan. Kondisi abrasi yang terjadi sekarang sudah parah dan ada korban rumah warga.

"Jangan sampai ada korban. Jangan hanya dilihat tetapi segera lakukan tindakan BBWSBS," ujarnya.

Pemkab Sukoharjo akan melakukan penanganan sesuai dengan kewenangannya yakni warga atau pemilik rumah. Bantuan rencananya akan diberikan mendapatkan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan lainnya.

"Yang jelas, kami minta dan berharap sekali pada BBWS bantulah kami dan warga agar persoalan ini bisa segera teratasi," lanjutnya. (Mam)

Kredit

Bagikan