Damkar Satpol PP Sukoharjo Terima Banyak Permintaan Evakuasi Ular Kobra

user
Ivan Aditya 02 Desember 2022, 07:34 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO - Permintaan evakuasi ular kobra dan tawon meningkat selama musim hujan ini. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo hampir setiap hari menerima laporan warga.

Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Margono, Kamis (01/12/2022) mengatakan pihaknya sejak satu atau dua bulan terakhir ini menerima banyak laporan permintaan evakuasi ular dan tawon baik di dalam rumah maupun lingkungan rumah warga. Selain itu permintaan sama juga dilakukan petugas dibeberapa tempat usaha dan perkantoran.

Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima laporan terkait keberadaan ular kobra dan beberapa jenis ular lainnya. Keberadaan hewan tersebut membuat takut warga dan meminta bantuan Damkar Satpol PP Sukoharjo untuk dievakuasi.

Permintaan evakuasi juga diterima Damkar Satpol PP Sukoharjo terkait keberadaan sarang tawon berukuran besar. Petugas melakukan evakuasi dengan mengambil sarang tawon dan memusnahkannya.

"Hampir setiap hari minimal empat kali laporan permintaan evakuasi ular kobra kami terima. Selain itu juga evakuasi sarang tawon. Permintaan evakuasi berdasarkan laporan masyarakat tinggi sejak musim hujan ini," ujarnya.

Dalam proses evakuasi petugas sering menemukan beberapa anakan ular kobra dalam satu tempat di dalam rumah atau lingkungan luar rumah warga. Sedangkan induk dari ular kobra beberapa diantaranya berhasil ditangkap, namun tidak sedikit petugas belum berhasil menangkap karena sudah kehilangan jejak.

Petugas setelah melakukan evakuasi ular kemudian menyerahkannya ke komunitas hewan yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Hal ini dilakukan agar keberadaan hewan tersebut tetap bisa hidup. Selain itu beberapa ular lain juga dilepasliarkan di alam bebas untuk menjaga ekosistem alam.

"Kebanyakan kami temukan saat evakuasi ular kobra di dalam rumah. Sedangkan di lingkungan luar rumah kami temukan anakan ular korban dan pecahan telur yang sudah menetas di tumpukan daun, kayu, ban dan kursi bekas. Ular tersebut bersembunyi disana karena dirasa aman," lanjutnya.

Damkar Satpol PP Sukoharjo memperkirakan permintaan evakuasi ular kobra dan sarang tawon masih banyak dalam beberapa bulan kedepan selama musim hujan. Sebab disaat ini ular sedang berkembangbiak. (Mam)

Kredit

Bagikan