310 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Kulonrogo

user
Ivan Aditya 02 Desember 2022, 06:32 WIB
untitled

Krjogja.com - KULONPROGO - Permasalahan HIV di Indonesia dan di Kulonprogo ini ditarget pada tahun 2030 akan tercapai triple eleminasi yakni HIV bersama malaria dan TBC, diharapkan pada 2030 tidak ditemukan kasus-kasus baru. Target yang dilaksanakan dalam mencapai itu dengan program 95-95-95.

"Diharapkan 95 % warga mengetahui statusnya apakah dia penderita HIV atau orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Kemudian dari 95 % itu yang diketahui sakitnya bahwa dia menderita maka dia akan mendapatkan pengobatan sesuai standarnya," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo Dr drg Baning Rahayujati MKes didampingi Aris Fuji Karyanto dan Iud Karnaningrum dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di Aula Dinkes setempat, Kamis (01/12/2022).

Baning menjelaskan bahwa di Kulonprogo masih tercatat sebanyak 310 orang penderita HIV/AIDS hingga akhir Oktober 2022. Mayoritas usianya 20 hingga 49 tahun (usia produktif) di mana laki-laki lebih banyak daripada perempuan. Sebaran temuannya paling tinggi ada di Kapanewon Panjatan, dan diikuti Kapanewon Temon dan Lendah.

"Itu merupakan data kumulatif. Kulonprogo mampu periksanya baru di tahun 2010. Jadi akumulasi data ini dari semua fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang ada di DIY. Karena sebelumnya kita tidak mampu, baru setelah RSUD Wates mampu, maka data ada di kita. Semua data ini tercatat dengan sebuah sistem informasi HIV/AIDS," kata Baning

Ditambahkan Baning, sebanyak 21 Puskesmas sudah bisa melakukan pemeriksaan VCT, apakah seseorang itu ada virus atau tidak yakni dengan rapid test. Hasilnya bila positif maka akan dirujuk ke RS Rujukan HIV, RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang untuk mendapatkan penegakan diagnosisnya.

Kaitan Hari AIDS sedunia ini, Aris Fuji Karyanto menyampaikan, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan KPA mengadakan rangkaian yang disatukan dengan agenda "Kulonprogo Expo". Tanggal 1 Desember ini peringatan sederhana dengan pemasangan pita merah dan spanduk bertemakan "Satukan Langkah, Cegah HIV, Semua Setara Akhiri AIDS".

Dalam Kulonprogo Expo rangkaian acara 2 Desember mengadakan VCT atau tes HIV gratis, sukarela dan rahasia, konseling gratis, mini talkshow mengundang sekolah terdekat yakni hari pertama mengundang lima sekolah MAN 1 Kulonprogo, MA Al Manar, SMA N 1 Pengasih, SMK N 1 dan 2 Pengasih. "Kemudian survei pengetahuan masyarakat dengan mengisi google form, pameran hasta karya ODHA, sosialisasi langsung ataupun via media cetak. Kita diberi kesempatan di Kulonprogo Expo pada 2,4, 6, 8, dan 10 Desember," ujar Aris. (Wid)

Kredit

Bagikan