Tim Gabungan Siap Tangani Kerawanan Kerusuhan Massa

user
Ivan Aditya 03 Desember 2022, 21:32 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO - Tim gabungan melakukan simulasi pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) dalam rangka pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 13 desa pada 8 Desember 2022. Simulasi dilakukan sebagai bentuk kesiapan petugas. Kegiatan digelar di halaman Pemkab Sukoharjo, Sabtu (03/12/2022).

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan, simulasi disaksikan langsung Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo. Petugas yang dilibatkan berasal dari berbagai pihak. Tim gabungan tersebut seperti Polres, Kodim 0726, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Linmas.

"Petugas biar tidak gugup atau tidak grogi. Semua disimulasikan dalam kegiatan ini seakan-akan seperti saat coblosan Pilkades. Jadi saat Pilkades digelar 8 Desember 2022 nanti petugas siap semua. Baik Polri, TNI dan Satpol PP siap," ujarnya.

Kapolres menjelaskan, kegiatan dilakukan dimulai dengan simulasi adanya potensi kerusuhan usai coblosan digelar. Petugas dari tim gabungan yang sudah disiapkan mampu mengatasi dan mencegah kerusuhan.

Simulasi juga dilakukan dengan melakukan suasana pencoblosan dan aksi demo. Petugas dari tim gabungan dihadapan situasi tersebut seakan-akan kejadian nyata saat Pilkades digelar. Dengan demikian maka petugas akan menjadi lebih siap dalam menghadapi kerawanan kerusuhan.

Wahyu menambahkan, Polres Sukoharjo beserta jajarannya siap mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak dan simulasi tersebut bagian dari pemantapan persiapan pengamanan menjelang pesta demokrasi.

"Kepolisian tentu memiliki tanggung jawab besar dalam mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak yang aman dan kondusif. Dan kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan Polres Sukoharjo untuk menciptakan Kamtibmas yang aman, lancar dan damai,” lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, simulasi pengamanan Pilkades serentak 13 desa dibuat semirip mungkin dengan situasi saat pencoblosan dan penghitungan suara. Selain itu juga melibatkan petugas dari tim gabungan.

Petugas yang terlibat dalam pengamanan Pilkades serentak 13 desa diminta menjamin keamanan masyarakat. Pelaku tindak kerusuhan harus ditindak tegas sesuai aturan berlaku. (Mam)

Kredit

Bagikan