BOB Highland XC, Ratusan Pesepeda Jajal Trek Ekstrim Menoreh

user
Danar W 04 Desember 2022, 19:31 WIB
untitled

Krjogja.com - PURWOREJO - Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) menyelenggarakan kejuaraan balap sepeda BOB Highland XC Challenge di kawasan Glamping De Loano, Desa Sedayu Kecamatan Loano Purworejo, Minggu (4/12/2022). Kurang lebih 150 pesepeda menjajal trek ekstrim Perbukitan Menoreh yang membentang di sekitar objek wisata itu.

Ratusan pembalap sepeda dari berbagai daerah di Indonesia dan beberapa dari Malaysia, mengawali balapannya dari lapangan Pasar Menoreh Desa Sedayu. Mereka bersepeda melintasi jalan desa yang didominasi dengan tanjakan tajam dan turunan curam. "Kompetisi ini baru pertama kali diselenggarakan setelah kami melihat potensi trek yang unik, menantang, sekaligus indah di Perbukitan Menoreh kawasan BOB," kata Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Pariwisata BPOB Bisma Jatmika, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com.

Selepas Desa Sedayu, peserta menuju Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kulonprogo, dan melintasi jalan menanjak ke arah Kebun Teh Nglinggo. Peserta bersepeda menanjak hingga objek wisata Puncak Widosari dan Tumpeng Menoreh. Selesai lomba, mereka beristirahat di hutan pinus Glamping De Loano Sedayu, sambil menunggu penyerahan hadiah.

BOB Highland XC Challenge melombakan delapan kategori, yaitu Men Pro, Men Open, Men Youth, Gravel Open, Women Open, Men Master A, Men Master B, King dan Queen Of Mountain. Peserta memperebutkan hadiah total Rp 50 juta.

Dalam kompetisi itu, pembalap sepeda Miftahul Huda berhasil jadi juara 1 kategori Men Open, Raden Arif Sigit Sulistyo kategori Men Master A, Zainal Fanani kategori Men Elite, Benu Hernowo kategori Gravel Open, Andi Joe kategori Men Master B, Dimas Nur Fadhil kategori Men Youth, serta Pegi Maulidia juara nomor Women Open.

Menurut Bisma, kegiatan wisata olahraga terbukti efektif mendongkrak kunjungan wisatawan."Pola pariwisata sekarang ini bergeser, adanya pandemi Covid-19 membuat wisatawan lebih memilih sport tourism karena dinilai lebih menyehatkan dan tentu saja menyenangkan," ujarnya.

Bisma berharap kegiatan itu dapat mempromosikan destinasi pariwisata di kawasan Borobudur Highland yang berada di zona otoritatif BPOB. "Promosi mendatangkan wisatawan dan yang kami harapkan tentunya efek gandanya, yakni perekonomian masyarakat kawasan otoritatif BPOB bergeliat," tandasnya.(Jas)

Kredit

Bagikan