Roadshow Pemulihan Ekonomi di Karangreja, Pelaku UMKM Kelarisan

user
Agusigit 05 Desember 2022, 18:15 WIB
untitled

Krjogja.com - PURBALINGGA - Tiga hari pelaksanaan Roadshow Pemulihan Ekonomi Kecamatan Karangreja di Lapangan Desa Kutabawa membawa berkah bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Sejak Sabtu pagi (3/12/2022) hingga Senin siang (5/12/2022), pedagang yang menjual berbagai produk unggulan harus bolak-balik menambah dagangannya alias restock. Tidak sedikit yang bahkan harus restock hingga tiga kali.

"Ada ratusan macam produk produk unggulan dari Kecamatan Karangreja dan semuanya laris, bahkan ludes diserbu pembeli," tutur Kepala Desa Kutabawa, Budiyono di Lapangan Desa Kutabawa, Senin (5/12/2022).

Komoditi yang digelar di sejumlah lapak pada ajang roadshow pemulihan ekonomi itu merupakan produk pelaku UMKM dari desa-desa di kecamatan Karangreja. Pelaku UMKM desa Gondang, misalnya, menggelar sapu glagah, lukisan dari limbah dan aneka kue kering.

UMKM desa Tlahab Lor menjajakan wajik kletik, batik ecoprint, mainan anak berupa miniatur truk dan sapu glagah. Desa Karangreja menjual madu murni lokal, setup nanas, aneka keripik dan truk mainan dengan remote control.

Desa Kutabawa lebih banyak menjual komoditas lokal, seperti aneka sayuran dalam kemasan, aneka tembakau, aneka tanaman hias, aneka sambal, keripik daun labu siam, keripik wortel, keripik bayam, kopi Samarantu dan sebagainya. Desa Siwarak yang dikenal surganya nanas turut andil menggelar aneka produk olahan nanas seperti setup nanas, dodol nanas, sambal nanas dan sirup nanas.

Desa Tlahab Kidul memiliki produk unggulan Batik Sumba dan talenan, selain itu juga jenang jahe, kerak kriuk, seblak kering, puyur dan sebagainya. Sedangkan Desa Serang sengaja menggelar aneka produk olahan Stroberi, seperti : keripik daun stroberi, selai stroberi, sambal stroberi dan jus stroberi, selain itu juga kopi arabica Gunung Malang, Baby Crab dan batik ecoprint.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang mengunjungi kegiatan roadshow pemulihan ekonomi di Kutabawa pada Senin siang itu menuturkan, kegiatan serupa yang sebelumnya sudah dilaksanakan di tiga desa lainnya itu merupakan upaya membangkitkan perekonomian yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Roadshow pemulihan ekonomi itu diisi dengan kegiatan mempromosikan produk unggulan.

"Dengan kegiatan seperti ini muncul aktifitas perekonomian, ada transaksi dan ekonomi berputar lagi," ujarnya

Roadshow ini juga memperkenalkan program-program pemulihan ekonomi oleh Pemkab Purbalingga. Meliputi dana stimulan bagi Kelompok UMKM, kelompok petani dan pelaku wisata, program pasar murah dan program kartu prakerja Purbalingga. Pada kegiatan roadshow pemulihan ekonomi di Kutabawa itu, Bupati Tiwi menyerahkan kartu prakerja Purbalingga gelombang ketiga kepada yang tidak bekerja tapi sudah mendapatkan pelatihan agar masuk ke perusahaan-perusahaan di Purbalingga.

"Jadi yang tadinya belum bekerja, sekarang mendapatkan pekerjaan," ujarnya.

Seperti pada tiga kegiatan roadshow pemulihan ekonomi sebelumnya, bupati juga meresmikan pemugaran warung dari program Dandan Warung. Program unggulan Dinperindag itu menyasar pemilik warung dari kalangan kurang mampu.

"Hari ini juga diadakan pasar murah, yaitu sembako senilai Rp 75 Ribu yang dijual dengan harga Rp 25 Ribu untuk membantu masyarakat mencukupi kebutuhan pokoknya," ujar Bupati Tiwi. (Rus)

Kredit

Bagikan